Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Satgas: Waspadai Potensi Penularan Covid-19

Minggu, 17 Oktober 2021 | 20:39 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / WM
Wiku Adisasmito.

Jakarta, Beritasatu.com - Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito meminta kewaspadaan terhadap potensi penularan Covid-19 harus selalu dijaga, meski di dalam masa kasus yang melandai.

Advertisement

Imbauan ini ditegaskan karena tiga hari berturut-turut kasus aktif Covid-19 DKI Jakarta mengalami kenaikan meski tidak signifikan. Ditambah pembukaan gerai Subway di Cilandak Town Square (Citos), menyebabkan perilaku kerumunan yang akhirnya membuat pihak Satpol PP melayangkan surat teguran kepada pemilik gerai.

"Masyarakat dan pemerintah harus membiasakan membaca data dan situasi untuk menentukan pengendalian aktivitasnya baik secara individual ataupun kolektif/komunitas. Tanggung jawab tersebut harus dipikul bersama," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Minggu (17/10/2021).

Wiku menegaskan, setiap fasilitas publik harus memiliki Satgas protokol kesehatan 3M yang selalu menegakkan kedisiplinan prokes di fasilitasnya masing-masing, termasuk area perbelanjaan (mal), tempat bekerja dan lainnya sesuai SE Satgas 19/2021.

"Kembali kami tegaskan bahwa pemerintah memberikan izin pembukaan sektor jika kondisi kasus di sekitar daerah penyelenggaraan acara terkendali. Selain itu, harus ada komitmen penyelenggara serta kesiapan yang matang sebelum kegiatan beroperasi kembali. Termasuk telah terbentuknya panitia khusus atau Satgas yang berdedikasi khusus mengawasi kepatuhan protokol kesehatan selama kegiatan berlangsung," ungkap dia.

Sebagai bentuk kehati-hatian, lanjut Wiku, rincian pengaturan tiap-tiap jenis kegiatan sudah ditetapkan di Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No 43 untuk Wilayah Jawa - Bali dan No 44/2021 untuk wilayah non Jawa - Bali. Di dalamnya telah diatur pengaturan kapasitas tata kelola kegiatan maupun tambahan pengaturan lainnya yang dapat dipedomani sesuai level daerah per kabupaten/kota.

Pemerintah daerah setempat diharapkan dapat memanfaatkan waktu evaluasi PPKM per 2 mingguan, untuk melakukan sosialisasi semasif mungkin agar masyarakat dapat mengetahui betul perkembangan kebijakan yang sedang berlaku.

Untuk itu, pada prinsipnya apa yang dilakukan oleh pemerintah saat ini adalah berusaha mewadahi masyarakat agar tetap produktif namun tetap aman Covid-19.

"Asalkan seluruh elemen berkomitmen menjalankan protokol kesehatan secara kolektif. Selain itu juga upaya testing dan tracing tetap dilakukan tanpa ada pengendoran," tutup Wiku.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 2 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

KESEHATAN | 1 Desember 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Mensesneg: Tak Ada Rencana Reshuffle Kabinet

#2
Gara-gara Vaksin Sinovac Laju Vaksinasi Turun

#3
Az Zikra Sentul Tolak Dijadikan Tempat Reuni 212

#4
Minions Lewati Ganda Taiwan Lee/Wang

#5
Dituding Tidak Menghargai MPR, Ini Jawaban Sri Mulyani

#6
Pembatasan Mudik Nataru, 4 Ruas Tol Terapkan Ganjil Genap

#7
Kota Termahal di Dunia 2021, Posisi Paris Tergeser

#8
Cegah Omicron, Luhut Larang Pejabat Negara ke Luar Negeri

#9
BWF World Tour Finals: Greysia/Apriyani Taklukkan Unggulan 1

#10
PA 212 Ngotot Reuni di Patung Kuda, Polisi Tak Beri Izin

TERKINI


MEGAPOLITAN | 2 Desember 2021

DUNIA | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021

OLAHRAGA | 2 Desember 2021

EKONOMI | 2 Desember 2021

OLAHRAGA | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021

BOLA | 2 Desember 2021

DIGITAL | 2 Desember 2021

OLAHRAGA | 2 Desember 2021