Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Masih Dibahas, Syarat Perjalanan Pesawat Domestik Belum Berubah

Rabu, 20 Oktober 2021 | 17:19 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / YUD
Calon penumpang pesawat antre di Terminal 2 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Rabu, 5 Mei 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Syarat perjalanan dalam negeri dengan pesawat belum mengalami perubahan. Hasil negatif Covid-19dengan tes antigen tetap diakui untuk perjalanan domestik dengan transportasi udara di antara bandara-bandara di Jawa dan Bali.

Hal tersebut mengacu pada Surat Edaran (SE) Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Np. 17 Tahun 2021 dan SE Kementerian Perhubungan (Kemenhub) No. 62 Tahun 2021.

Akan tetapi, Satgas Covid-19 dan Kemenhub bakal menerbitkan kebijakan baru terkait syarat perjalanan dengan pesawat sebagai tindak lanjut diterbitkannya Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) No. 53 Tahun 2021 dan Inmendagri No. 54 Tahun 2021.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto menjelaskan, Kemenhub dan Satgas Covid-19 melakukan pembahasan intens terkait rincian syarat perjalanan terbaru dengan moda transportasi udara.

"Kami bahas intens dengan Satgas. Belum selesai," kata Novie Riyanto saat dihubungi pada Rabu (20/10/2021).

Dalam Inmendagri No. 53/2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali dinyatakan bahwa pelaku perjalanan domestik dengan pesawat harus menunjukkan hasil tes negatif PCR yang sampelnya diambil paling lambat dua hari sebelum keberangkatan. Namun, dalam Inmendagri 53 ini dinyatakan pula bahwa kapasitas isian pesawat bisa sampai 650 dengan menerapkan protokol kesehatan yang lebih ketat.

Sedangkan, dalam Inmendagri No. 54/2021 tentang PPKM Level 3, 2, dan 1 di Wilayah Sumatera, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua disebutkan bahwa pelaku perjalanan domestik dari dan ke wilayah berstatus PPKM level 3 dengan pesawat harus menunjukkan hasil tes negatif PCR yang sampelnya diambil paling lambat dua hari sebelum keberangkatan.

Novie menjelaskan, seperti sebelumnya, setelah diterbitkan Inmendagri, kemudian bakal dikeluarkan SE Satgas Covid-19, dan terakhir diterbikan SE dari Kemenhub yang akan jadi acuan bagi para operator transportasi dalam melayani penumpang.

"Biasanya seperti itu dari Inmendagri lalu dari Satgas yang lebih detail," papar Novie.

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengatakan, syarat perjalanan penumpang dengan pesawat belum berubah dan masih mengacu pada SE Kemenhub No. 62 Tahun 2021. Akan tetapi, pihaknya siap mengikuti setiap peraturan apabila ada penyesuaian.

"Ya, syarat perjalanan belum ada perubahan," terang Irfan saat dikonfirmasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

KESEHATAN | 28 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2.450 Orang Terjaring Razia Vaksinasi Covid-19 di Bogor

#2
Sembunyi di Roda Pesawat, Pria Guatemala Tiba di Miami

#3
Jadwal Final Indonesia Terbuka, 2 Wakil Tuan Rumah Tampil

#4
Antisipasi Omicron, Luhut: Masa Karantina 7 Hari

#5
Cegah Omicron, Indonesia Larang Pendatang dari 8 Negara

#6
Marcus/Kevin Sabet Juara Indonesia Terbuka 3 Kali Beruntun

#7
Tuan Rumah Rebut 1 Gelar, Ini Daftar Juara Indonesia Terbuka

#8
Kronologi Satgas Nemangkawi Bekuk Pentolan KKB

#9
Tetap Waspada, Begini Situasi Kasus Covid-19 di Jakarta

#10
Pelancong dari Negara-negara Ini Dilarang Masuk Indonesia

TERKINI


BOLA | 29 November 2021

NASIONAL | 29 November 2021

BOLA | 29 November 2021

MEGAPOLITAN | 29 November 2021

BOLA | 29 November 2021

EKONOMI | 29 November 2021

MEGAPOLITAN | 29 November 2021

MEGAPOLITAN | 29 November 2021

DUNIA | 29 November 2021

BOLA | 29 November 2021