Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Data IDF Sebut 19,46 Juta Orang Indonesia Mengidap Diabetes

Selasa, 16 November 2021 | 20:19 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER
Ilustrasi diabetes.

Jakarta, Beritasatu.com - Data terbaru International Diabetes Federation (IDF) pada tahun 2021 menyebut sekitar 19,46 juta orang di Indonesia mengidap diabetes. Angka itu meningkat 81,8% dibandingkan 2019.

Data IDF tersebut memposisikan Indonesia sebagai negara dengan jumlah pengidap diabetes tertinggi kelima di dunia, setelah Tiongkok, India, Pakistan dan Amerika Serikat (AS).

Bahkan, Indonesia menjadi satu-satunya di kawasan Asia Tenggara yang masuk ke dalam 10 besar negara dengan kasus pengidap diabetes terbanyak.

Internist Specialist JEC Eye Hospitals and Clinics, dr Bhanu Kumar BMedSc SpPD mengatakan, jumlah pengidap diabetes di Indonesia terus mengalami peningkatan. Pada 2019 lalu angka masih di 10,7 juta pengidap. Di luar angka itu, diperkirakan lebih banyak lagi masyarakat yang tak menyadari telah terjangkit penyakit ini.

Jika diabetes terdeteksi lebih awal, kemungkinan keberhasilan penanganannya akan lebih besar. Utamanya guna mencegah komplikasi lebih lanjut. Artinya, kebutuhan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh sudah sangatlah mendesak.

"Harus segera dilakukan, tanpa perlu menunggu gejala diabetes muncul terlebih dahulu, termasuk bagi kalangan umum yang tidak memiliki riwayat keluarga mengidap diabetes,” papar Bhanu di sela virtual JEC Eye Talks: World Diabetes Day 2021, Selasa (16/11/2021).

Bhanu menjelaskan penanganan terhadap pengidap diabetes bukan hanya berfokus pada menjaga kadar gula, tetapi juga mencakup lima pilar penatalaksanaan yang harus terimplementasi dengan disiplin.

Selain itu, fasilitas kesehatan yang mampu memberikan penanganan diabetes secara terpadu menjadi kunci. Sebab, pengidap diabetes memerlukan terapi harian, pemantauan gula darah secara rutin, serta pola hidup sehat.

"Tanpa itu, dikhawatirkan diabetes yang bersifat kronis akan memicu komplikasi penyakit yang lebih gawat, seperti stroke dan serangan jantung. Tak terkecuali gangguan mata yang bisa berujung kebutaan,” tambahnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Investor Daily


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI