Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

1,7 Juta Vaksin Astrazeneca Tiba Lagi di Indonesia

Selasa, 30 November 2021 | 16:40 WIB
Oleh : Jeis Montesori / JEM
Botol kosong vaksin Covid-19 Astrazeneca.

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia secara konsisten dan bertahap terus menambah stok vaksin Covid-19 untuk mendukung program vaksinasi nasional. Terkait itu, Indonesia kembali menerima kedatangan vaksin tahap ke-138 berupa vaksin Astrazeneca sebanyak 1.712.300 dosis vaksin jadi.

"Pemerintah Indonesia secara konsisten dan bertahap terus menambah stok vaksin, termasuk dengan kedatangan 1,7 juta dosis vaksin Astrazeneca kali ini," kata Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Informasi dan Komunikasi (Kemenkominfo) Usman Kansong, Selasa (30/11/2021).

Advertisement

Usman mengatakan, vaksinasi Covid-19 telah berlangsung hampir setahun. Hingga saat ini, lebih dari 138 juta
penduduk Indonesia telah divaksinasi, dengan 94 jutaan di antaranya telah menerima vaksinasi dosis lengkap (dua dosis).

Menurut Usman, dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar membuat target sasaran untuk mencapai herd immunity (kekebalan kelompok) juga tinggi, yaitu sekitar 208 juta penduduk.

"Lancarnya kedatangan vaksin, membuat upaya percepatan dan perluasan program vaksinasi jadi lebih optimal. Hal ini juga seiring langkah pemerintah meningkatkan capaian vaksinasi di daerah-daerah," kata Usman.

Sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo, lanjut Usman, setiap vaksin jadi yang tiba di Indonesia, langsung didistribusikan secepatnya ke berbagai daerah di Indonesia, agar program penyuntikan vaksin berjalan lancar dan lebih cepat.

Usman juga mendorong agar vaksinasi lansia terus ditingkatkan. Menurutnya, berdasarkan data dari satgas Covid-19 kelompok ini yang paling berisiko tinggi atau sekitar 46% kematian dari kelompok lansia.

"Karena itu, pemerintah terus menggencarkan program vaksinasi nasional di seluruh penjuru negeri," katanya.

Selain jaminan ketersediaan stok vaksin dan upaya percepatan vaksinasi, lanjutnya, pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya bagi yang masih ragu dan enggan untuk divaksinasi.

Usman menegaskan, vaksinasi menjadi pelindung terhadap ancaman virus Covid-19 yang telah bermutasi beberapa kali ini.

"Jangan ambil risiko dengan menganggap pandai telah berakhir. Di samping tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan," tegasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Meninggal Dunia

#2
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Meninggal Dunia karena Serangan Jantung

#3
Sang Putri Meninggal, Nurul Arifin: Malaikatku, Engkau Pergi Begitu Cepat

#4
Mayoritas Korban Tewas Terjebak di Karaoke yang Dibakar Massa di Sorong

#5
Pertikaian 2 Kelompok Warga di Sorong, Belasan Meninggal Dunia

#6
Nurul Arifin Ungkap Kronologi Meninggalnya Maura

#7
Polisi Ungkap Peran 5 Tersangka Pengeroyokan Kakek 89 Tahun hingga Tewas

#8
Rupiah Ditutup Melemah Jadi Rp 14.350

#9
Putri Politisi Golkar Nurul Arifin Dimakamkan di San Diego Hills

#10
Putri Nurul Arifin Meninggal Dunia, Keluarga Besar Golkar Ikut Berduka

TERKINI


BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

BOLA | 26 Januari 2022

DIGITAL | 25 Januari 2022

KESEHATAN | 25 Januari 2022

POLITIK | 25 Januari 2022

DUNIA | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022

NASIONAL | 25 Januari 2022