Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Masyarakat Diminta Jangan Pilih-pilih Vaksin

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:34 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 usia 12-17 tahun.

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi. Dalam hal ini, masyarakat diminta jangan pilih-pilih jenis vaksin karena semua vaksin yang ada memiliki mutu, khasiat dan keamanan yang sama.

Advertisement

“Ini menjadi penting kita mengingatkan kembali bahwa masyarakat itu tidak boleh pilih-pilih vaksin,” ujar Nadia pada acara dialog bertajuk “Kasus Turun Percepatan Vaksinasi Terus Berjalan” secara daring, Rabu (1/12/2021).

Nadia menuturkan, percepatan vaksinasi Covid-19 sangat penting, karena saat ini ada mutasi varian baru yakni varian Omicron. Varian ini dikatakan tidak meningkatkan tingkat keparahan pada individu yang sudah divaksin.

“Kami menghimbau masyarakat untuk tidak pilih-pilih vaksin karena itu bisa mencegah untuk kita sakit parah terhadap varian baru ini. Walaupun kita tahu masih banyak hal yang harus diteliti, misalnya dikarenakan varian ini sedikit menurunkan efikasi dari vaksin,” ucapnya.

Nadia menegaskan, vaksinasi Covid-19 ini efek proteksi masih sangat banyak dan manfaat jauh lebih besar untuk melawan varian baru karena perlu kekebalan bersama. Dalam hal ini, semakin cepat orang mendapatkan vaksinasi, semakin cepat bisa mendapatkan kekebalan kelompok untuk melawan varian-varian baru.

Selanjutnya, Nadia mengatakan, hingga saat ini vaksin Covid-19 sudah di distribusi mencapai angka 67%. Artinya, ada sekitar 33% masyarakat Indonesia yang harus mendapatkan vaksinasi dosis pertama.

“Ini kita ketahui bahwa kita mulai masuk ke daerah-daerah yang sifatnya rural. Yang tentunya memiliki tantangan-tantangan dari sisi geografis, kemudian dari sisi transportasi, dari sisi akses perjalanan untuk mencapai desa-desa itu merupakan tantangan yang cukup besar,” ucapnya.

Nadia mencontohkan wilayah Maluku untuk melakukan vaksinasi terhadap masyarakat membutuhkan perjuangan karena harus melewati sungai atau laut sehingga membutuhkan waktu untuk pemberian vaksinasi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#9
Puluhan Kilogram Sampah Kulit Kabel Ditemukan di Gorong-gorong Jakarta Pusat

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


NASIONAL | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022