Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kemenkes: Vaksin Booster Belum Diperlukan Saat Ini

Rabu, 1 Desember 2021 | 16:55 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Juru Bicara vaksinasi Covid-19 dr Siti Nadia Tarmizi MEpid.

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi menegaskan, hingga saat ini pemberian vaksin penguat (booster) belum diperlukan. Pasalnya, hal yang paling penting adalah seluruh sasaran vaksinasi sudah mendapatkan vaksin dosis lengkap yakni dosis 1 dan 2.

Nadia menyebutkan, keputusan ini berkaca dari gelombang ketiga Covid-19 yang terjadi di banyak negara. Dalam hal ini, walaupun cakupan vaksinasi sudah 50% hingga 60%, tetapi karena masih menyisakan ada kelompok sasaran yang belum mendapatkan vaksinasi memberi cela untuk virus menularkan dan berkembang di masyarakat.

Advertisement

“Itulah yang menjadi cela atau peluang daripada virus tadi menularkan dan berkembang di dalam masyarakat. Kita tahu kalau kemudian virus itu punya kesempatan untuk menyebar dalam menginfeksi lebih banyak orang, maka dia akan lebih mudah membuat mutasi atau varian baru itu adalah bagian dari pada adaptasinya,” kata Nadia pada acara dialog bertajuk “Kasus Turun Percepatan Vaksinasi Terus Berjalan” secara daring, Rabu (1/12/2021).

Untuk itu, Nadia menegaskan saat ini pihaknya mendorong agar sasaran vaksinasi yang belum mendapatkan vaksinasi dosis 1 dan 2 supaya segara divaksinasi untuk menutup peluang virus berkembang dan menyesuaikan diri hingga menghasilkan varian baru.

Nadia menyebutkan, ketersediaan vaksin saat ini terbatas, masih diperuntukkan bagi sasaran vaksinasi yang belum mendapatkan vaksinasi, sehingga hal yang paling baik dalam memaksimalkan ketersediaan vaksin terbatas yakni mencapai dosis lengkap.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#3
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Puluhan Kilogram Sampah Kulit Kabel Ditemukan di Gorong-gorong Jakarta Pusat

#9
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


NASIONAL | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

OLAHRAGA | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022