Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Masyarakat Nonprioritas Dapat Vaksin Booster, Begini Penjelasan Kemenkes

Senin, 17 Januari 2022 | 19:04 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / WM
Siti Nadia Tarmizi.

Jakarta, Beritasatu.com - Vaksinasi booster atau vaksin dosis ketiga diprioritaskan untuk lansia dan masyarakat kelompok rentan yang mempunyai komorbid, ibu hamil dan juga kelainan imunitas. Namun, kenyataannya saat ini, masyarakat nonprioritas banyak yang mendapat e-tiket atau tiket elektronik dari aplikasi PeduliLindungi untuk vaksinasi booster.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmizi menjelaskan, pertimbangan pemerintah memberi masyarakat umum tiket vaksin booster karena ketersediaan vaksin saat ini mencukupi untuk kelompok prioritas maupun lansia. Bahkan, ketersediaan stok vaksin Covid-19 yang belum didistribusi Bio Farma ke daerah sebanyak 70 juta dosis.

Nadia menuturkan, kelompok lansia dan komorbid tetap menjadi prioritas penerima vaksinasi booster. Namun, secara paralel juga membuka untuk masyarakat umum.

“Kita tetap prioritaskan lansia tetapi secara paralel juga kepada masyarakat umum,” kata Nadia saat dihubungi Beritasatu.com, Senin (17/1/2021).

Nadia menjelaskan, memprioritaskan lansia dengan memberikan kemudahan pada kelompok ini, yakni kelompok lansia dapat divaksinasi booster meski belum mendapat e-tiket dari PeduliLindungi.

Terkait dengan sasaran 21 juta kelompok prioritas, Nadia menuturkan, saat beberapa kelompok rentan dan komorbid sudah mendapat vaksin booster. Untuk itu, bagi yang telah mendapat e-tiket vaksinasi booster untuk dapat melakukan vaksin booster.

Vaksinasi booster ini, lanjut Nadia, diberikan kepada masyarakat telah mendapat e-tiket. Ia kembali menegaskan, hanya lansia yang bisa divaksinasi tanpa ada e-tiket.

“Lansia datang saja ke faskes, untuk yang sudah vaksin dosis lengkap dan telah 6 bulan divaksinasi,” kata Nadia.

Nadia juga menuturkan, pihaknya memetakan skala prioritas untuk mendapatkan vaksin booster guna mengantisipasi kerumunan. Apabila semua masyarakat telah mendapatkan dua dosis vaksin dan telah 2 bulan mendapat tiket undangan booster vaksinasi akan sulit mengatasi kerumunan.

“Jadi masyarakat umum seperti teman-teman media yang sudah mendapatkan tiket akan dilayani, sedangkan masyarakat umum yang belum mendapatkan tiket enggak dilayani,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI