Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pasien Omicron Bisa Lakukan Isoman, Ini Ketentuannya

Kamis, 20 Januari 2022 | 22:11 WIB
Oleh : Wilsa Azmalia Putri / WM
Siti Nadia Tarmizi.

Jakarta, Beritasatu.com - Pasien Omicron saat ini bisa melakukan isolasi mandiri (isoman) di rumah, tetapi tidak semua pasien bisa melakukan isoman karena ada sejumlah syarat yang harus diperhatikan.

Keterangan tersebut disampaikan oleh Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Kamis (20/1/2022).

"Ketentuan pencegahan dan pengendalian Covid-19 sekarang mengacu pada surat edaran yang baru, salah satunya tentang isolasi mandiri,” kata Nadia.

Adapun surat edaran yang dimaksud yakni Surat Edaran Menteri Kesehatan RI Nomor HK.02.01/MENKES/18/2022 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 17 Januari 2022.

Dalam surat edaran baru tersebut ditetapkan bahwa pasien konfirmasi Covid-19 tanpa gejala dan gejala ringan dapat melakukan isolasi mandiri jika memenuhi syarat klinis dan syarat rumah.

Dalam syarat klinis pasien harus berusia 45 tahun ke bawah, tidak memiliki komorbid, dapat mengakses telemedisin atau layanan kesehatan lainnya, dan berkomitmen untuk tetap diisolasi sebelum diizinkan keluar.

Sedangkan dalam syarat rumah dan peralatan pendukung lainnya, pasien harus dapat tinggal di kamar terpisah, lebih baik lagi jika lantai terpisah, ada kamar mandi di dalam rumah terpisah dengan penghuni rumah lainnya dan dapat mengakses pulse oksimeter.

Jika pasien tidak memenuhi syarat klinis dan syarat rumah, maka pasien harus melakukan isolasi di fasilitas isolasi terpusat. Selama isolasi, pasien harus dalam pengawasan Puskesmas atau Satgas setempat.

Untuk isolasi terpusat dapat dilakukan di fasilitas publik yang telah dipersiapkan pemerintah pusat, pemerintah daerah, atau swasta yang dikoordinasikan oleh Puskesmas dan dinas kesehatan.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengeluarkan Surat Edaran dengan Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron yang ditetapkan pada 30 Desember 2021.

Dalam surat edaran tersebut terdapat ketentuan yang menyatakan bahwa seluruh kasus probable dan konfirmasi varian Omicron baik yang bergejala maupun tidak bergejala harus dilakukan isolasi di rumah sakit yang menyelenggarakan pelayanan Covid-19.

Sementara itu, hingga Rabu (19 /1/2022), total kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia telah mencapai 882 kasus. Jumlah ini terdiri dari 649 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) 174 transmisi lokal, dan 59 masih dalam penyelidikan epidemiologi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI