Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Reproduction Rate Indonesia Naik, Epidemiolog Optimistis Bisa Segera Turun

Jumat, 21 Januari 2022 | 19:10 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / YUD
Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia (UI) dr. Pandu Riono.

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi mengakui terjadi kenaikan angka reproduction rate (Rt) Covid-19 Indonesia. Sebelumnya sejak bulan Juli 2021 lalu, Rt Covid-19 Indonesia berada di bawah 1. Memasuki pekan ketiga Januari 2022, angka reproduction rate di Indonesia naik menjadi 1,5. Artinya, sudah mulai terjadi penularan satu orang pasien ke 1,5 orang.

Menanggapi hal ini, epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Pandu Riono masih memiliki keyakinan bahwa pemerintah mampu mengantisipasi dan mengatasi laju penularan virus Covid-19 di Tanah Air.

"Saya meyakini angka reproduction rate (Rt) Covid-19 Indonesia bisa turun kembali, meski banyak yang memprediksi kasus Covid-19 kita terus meningkat," katanya ketika dihubungi Beritasatu.com, Jumat (21/1/2022).

Menurutnya, tren ke depan kemungkinan bisa saja laju penularan Covid-19 di negara Indonesia meningkat. Namun hal terpenting yang masuk ke rumah sakit tidak boleh meningkat.

Pemerintah sudah melakukan berbagai intervensinya guna mencegah peningkatan kasus Covid-19 ini. Misalnya saja mensosialisasikan dan menggalakkan protokol kesehatan (prokes), surveilans dan program vaksinasi.

"Ya tinggal diteruskan saja semua program tersebut. Untuk vaksinasi sebaiknya dimanfaatkan masyarakat, baik vaksin dosis lengkap yakni 2 dosis maupun vaksin booster," ungkap Pandu.

Dengan strategi yang sudah diterapkan pemerintah, epidemiolog ini bahkan meyakini prediksi puncak kasus Covid-19 pada Februari-Maret 2022 akan mundur dengan sendirinya, bahkan tidak terjadi puncak kasus Covid-19

"Karena Indonesia bisa mengatasinya. Saya optimis itu, meski ada banyak prediksi yang menyatakan sangat mencemaskan. Mereka bicara demikian tidak punya data yang konkret. Jadi tetap optimistis semua bisa terkendali, apalagi tingkat imunitas penduduk Indonesia sudah tinggi dengan adanya vaksin booster," jelas dia.

Selain itu, kota-kota besar pun sudah melakukan percepatan vaksinasi booster, termasuk Jakarta dan juga daerah-daerah lainnya. Hal ini ditambah dengan selalu adanya evaluasi dari para menteri terkait pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) setiap minggunya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI