Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

DKI Penyumbang Terbesar Kasus Omicron Transmisi Lokal

Jumat, 21 Januari 2022 | 23:31 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / BW
Menkes RI Budi Gunadi Sadikin menghadiri Forum Dekan Nasional Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia (AFKSI) di UPH, Karawaci, Tangerang.

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin melaporkan, DKI Jakarta menjadi wilayah penyumbang terbesar kasus Covid-19 varian Omicron untuk transmisi lokal.

"DKI Jakarta sumbang 200 kasus atau 85% dari total 257 kasus Omicron transmisi lokal Omicron. Sementara 3 kasus ada di luar Pulau Jawa," kata Menkes Budi saat membuka Forum Dekan Nasional Kedokteran AFKSI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Swasta Indonesia) 2022 di Fakultas Kedokteran Universitas Pelita Harapan (UPH), Lippo Karawaci, Tangerang, Jumat (21/1/2022).

Kasus transmisi lokal terbesar ada di DKI Jakarta sebanyak 220, disusul Jawa Barat 14 kasus, Banten 11 kasus, Jawa Timur 9 kasus, Nusa Tenggara Barat (NTB) 2 kasus, dan Sulawesi Selatan 1 kasus.

Disebutkan, kasus Omicron di Indonesia tembus 1.078 yang terdiri dari 756 pelaku perjalanan luar negeri (PPLN), 257 kasus transmisi lokal, dan 65 masih dalam penyelidikan epidemiolog.

"Jadi ini teater perang pertama ada di Jakarta duluan dan tempat ini laju penularannya akan cepat dan naik lagi, dan kemungkinan orang-orang di Jakarta tertularnya tinggi sekali. Nantinya kalau kita bisa menang di perang pertama ini di Jakarta, maka akan pindah ke Bandung, Banten, Surabaya, dan Jawa Tengah yang sudah masuk per hari ini," urai Budi.

Ia pun menjabarkan klaster penularan yang terjadi dari 6 aktivitas kehidupan, yakni perdagangan (pasar/toko modern dan tradisional), alat transportasi (udara, laut dan darat), pariwisata, kantor atau pabrik, hari keagamaan besar, dan pendidikan. Makanya PeduliLindungi dipasang pada tempat dan lokasi tersebut untuk mengetahui grafik pergerakan masyarakat.

Menkes mengakui varian Omicron ini memang kecepatan naiknya luar biasa cepat dan Indonesia menjadi negara antara 90-100 yang terpapar Omicron.

"Cirinya penularannya supercepat dan superbanyak. Omicron sudah ada di Indonesia dan terjadi transmisi lokal. Jadi harus dihadapi. Perang dengan mereka tak bisa dihindari," jelas Budi.

Untuk itu, tugas para tenaga kesehatan adalah menenangkan masyarakat. Namun, bisa juga diyakinkan bahwa selain naiknya cepat dan naiknya tinggi, turunnya juga cepat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI