Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Satu dari 2 Pasien Omicron yang Meninggal Memiliki Riwayat ke Belanda

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:41 WIB
Oleh : Wilsa Azmalia Putri / JEM
Siti Nadia Tarmizi.

Jakarta, Beritasatu.comKementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan salah satu dari dua pasien Covid-19 varian Omicron meninggal dunia di Indonesia, sebelumnya memiliki riwayat perjalanan dari luar negeri yakni ke Negara Belanda.

"Yang pasien PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri) sempat ke Belanda,” kata Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi saat dihubungi Beritasatu.com, Minggu (23/1/2022).

Sedangkan satu pasien lagi yang meninggal karena penularan transmisi lokal Omicron, Nadia belum memberikan keterangan lebih lanjut pasien tersebut berasal dari daerah mana.

Sebelumnya atau Sabtu (22/1/2022), Kemenkes mengumumkan 2 kasus konfirmasi Omicron meninggal dunia. Kedua kasus tersebut merupakan pelaporan fatalitas pertama di Indonesia akibat varian baru yang memiliki daya tular tinggi.

Kemenkes menyampaikan kedua pasien Omicron yang meninggal dunia tersebut memiliki komorbid. Salah satu pasien meninggal dunia merupakan kasus transmisi lokal dan meninggal di RS Sari Asih Ciputat. Satu lagi merupakan pelaku perjalanan luar negeri atau PPLN dan meninggal dunia di RSPI Sulianti Saroso

Nadia mengatakan, pasien dari PPLN tersebut merupakan seorang perempuan berusia 54 tahun yang sudah divaksin Covid-19, namun memiliki komorbid alias penyakit penyerta yang tidak terkendali.

Sedangkan pasien karena kasus Omicron transmisi lokal yang meninggal merupakan laki-laki berusia 64 tahun dan belum menerima vaksin Covid-19.

Kedua pasien Omicron yang meninggal dunia tersebut diketahui mengalami gejala berat dan belum sempat dirawat di ICU, namun sudah mendapatkan tambahan oksigen saat masa perawatan.

"Keduanya mengeluh sesak nafas. Belum di ICU tapi sudah pakai oksigen karena saturasi rendah," kata Nadia.

Lebih lanjut, Nadia mengatakan pihaknya juga sedang melakukan tracing terhadap dua orang yang sempat memiliki kontak dengan pasien transmisi lokal.

“Dua orang yang kontak dengan pasien dengan transmisi lokal sedang di-tracing. Siapa saja bisa keluarga atau orang-orang sekitarnya berdasarkan informasi dari keluarga tentunya,” jelasnya.

Berbagai upaya dilakukan pemerintah dalam antisipasi penyebaran Omicron di Indonesia, mulai dari menggencarkan 3T (testing, treacing, treatment) terutama di wilayah pulau Jawa dan Bali.

“Semua daerah harus menggencarkan 3T terutama di daerah yang sudah ada kasus Omicron-nya,” pungkas Nadia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI