SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini 3 Episode Bipolar yang Perlu Mendapat Perhatian Lebih

Jumat, 1 Juli 2022 | 11:25 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA
Ada tiga episode bipolar yang harus dipahami, baik oleh penyintas, dan orang-orang di sekitar penyintas gangguan bipolar. 

Jakarta, Beritasatu.com - Gangguan bipolar adalah kondisi kesehatan mental yang menyebabkan perubahan suasana hati yang ekstrem. Perubahan suasana hati ekstrem yang dapat muncul kapan saja dan biasanya berlangsung dalam waktu lama, disebut dengan episode bipolar.

Melansir dari Healthline episode bipolar terdiri dari episode mania atau manik, hipomania, dan depresi. Beberapa orang bahkan mungkin mengalami episode campuran, di mana ia merasakan gejala episode mania dan depresi secara bersamaan.
Untuk lebih mengenal episode bipolar yang bisa terjadi pada penyintasnya, berikut kami sajikan ulasannya:

Advertisement

Episode mania
Episode bipolar pertama adalah episode mania atau manik, yakni perubahan suasana hati di mana penyintas bipolar mengalami perasaan bahagia yang ekstrem, terlalu bersemangat, dan bahkan terjadi peningkatan energi yang drastis. Episode ini bisa berlangsung selama satu minggu atau lebih, dan bahkan beberapa kasus memerlukan rawat inap.

Saat dalam episode mania, seseorang mungkin:

Suasana hati dapat berubah dengan sangat cepat, dari bahagia menjadi sedih, marah, atau mudah tersinggung, ketika seseorang dalam episode mania. Gejala episode bipolar ini bisa berlangsung cukup parah, yang bahkan mengganggu aktivitas sehari-hari dan hubungan dengan orang-orang di sekitar.

Episode hipomania
Episode bipolar lainnya adalah episode hipomania. Saat dalam episode ini, seseorang mungkin akan mengalami gejala yang mirip dengan episode mania. Episode hipomania berlangsung setidaknya selama empat hari atau lebih, dengan gejala yang bisa terus muncul sepanjang hari selama berlangsungnya episode tersebut. Akan tetapi, episode hipomania umumnya tidak menyebabkan masalah yang parah pada aktivitas dan kehidupan pribadi seseorang dengan gangguan bipolar seperti pada episode mania.

Episode depresi
Episode depresi biasanya berlangsung paling tidak selama dua minggu. Episode bipolar yang satu ini juga bisa mengganggu aktivitas dan hubungan pribadi seseorang yang mengalaminya. Saat dalam episode depresi, seseorang mungkin akan merasa sangat sedih atau bahkan putus asa. Ia juga biasanya menarik diri dari aktivitas dan hubungan sosial. Kehilangan minat pada berbagai hal juga biasa terjadi ketika seseorang mengalami episode depresi.

Beberapa gejala yang mungkin muncul saat seseorang dalam episode depresi antara lain:

Gangguan bipolar adalah kondisi kesehatan mental yang akan terjadi seumur hidup, atau tidak bisa sembuh total. Akan tetapi, gangguan bipolar bisa dikelola dengan konsumsi obat-obatan yang sudah diresepkan, terapi, dan menjalani gaya hidup sehat, sehingga penyintasnya tetap bisa mendapatkan kualitas hidup yang baik.

Sangat penting untuk terus memperhatikan hal-hal apa saja yang bisa memicu episode bipolar muncul. Komunikasikan juga dengan orang-orang terdekat, sehingga ketika episode bipolar tengah terjadi, support system di sekitar penderita bipolar sudah siap untuk mengatasi dan meminimalisasi kerugian yang bisa terjadi.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI