SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Paparan Udara Kotor, Waspadai 6 Penyakit akibat Polusi Ini!

Jumat, 1 Juli 2022 | 16:46 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA
Beberapa penyakit akibat polusi udara bahkan bisa menyebabkan kematian.

Jakarta, Beritasatu.com - Masalah polusi udara ibarat sudah menjadi makanan sehari-hari, khususnya bagi warga perkotaan, atau warga di sekitar lingkungan industri. Tahukah Anda, paparan PM2.5 yang tinggi bisa sebabkan masalah kesehatan? Kanker paru, merupakan salah satu penyakit akibat polusi yang bisa terjadi jika kita tidak segera melakukan perubahan yang bermanfaat untuk Bumi.

Memerangi polusi udara adalah tanggung jawab semua orang. Baik masyarakat, organisasi, perusahaan, hingga pemerintah, harus bersatu padu mewujudkan udara yang bersih minim polusi. Sebab bila masalah polusi udara terus dibiarkan, penyakit akibat polusi bisa menyebabkan berbagai kerugian yang besar.

Advertisement

Ada beberapa penyakit akibat polusi yang bisa terjadi pada manusia, bahkan beberapa berujung fatal. Mengutip dari Webmd berikut beberapa penyakit akibat polusi yang patut diwaspadai:

Kanker paru-paru
Partikel dalam polusi udara dapat menyebabkan kanker paru-paru. Sekitar 6% kematian di seluruh dunia yang terkait dengan penyakit akibat polusi udara disebabkan oleh kanker paru-paru. Ini merupakan bukti, bahwa kita harus mengambil langkah tegas mengatasi polusi.

Bronkitis kronis
Penyakit akibat polusi udara lainnya adalah bronkitis kronis. Setiap harinya, asap dari knalpot kendaraan bermotor mencemari udara. Ketika seseorang secara rutin menghirup asap penuh polutan ini, maka bronkitis kronis mungkin akan sulit dihindari. Ini merupakan kondisi di mana lapisan saluran bronkial, yang membawa udara ke paru-paru, mulai meradang.
Seseorang dengan bronkitis kronis mungkin akan mengalami sesak napas, batuk dengan dahak atau lendir yang kental. Dahak yang dikeluarkan mungkin akan memiliki warna putih, kuning, atau bahkan hijau.

Asma
Polusi udara adalah setiap gas atau partikel yang terdapat di udara, namun bukan merupakan bagian alami dari udara. Paparan polutan yang tinggi merupakan sumber penyakit akibat polusi lainnya, yakni asma. Partikel kecil seperti debu atau asap dapat tersangkut di paru-paru. Keduanya bisa menyebabkan kerusakan pada paru-paru, sehingga menyebabkan seseorang mengalami serangan asma.

Penyakit paru obstruktif kronik
Paparan jangka panjang terhadap gas, partikel, atau asap merupakan penyebab terjadinya Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). Penelitian telah menunjukkan bahwa PPOK lebih sering terjadi pada daerah dengan tingkat polusi udara yang tinggi.
Seseorang yang menderita PPOK mungkin akan kesulitan untuk bernapas dalam kondisi udara tercemar. Dalam kasus yang serius, penyakit akibat polusi udara ini bisa menyebabkan perawatan intensif di rumah sakit atau bahkan berujung fatal.

Gangguan kesehatan mental
Siapa bilang polusi udara hanya bisa menyebabkan penyakit fisik? Gangguan kesehatan mental bahkan juga menjadi salah satu penyakit akibat polusi yang patut diwaspadai. Sebuah penelitian mengamati lebih dari 150 juta catatan medis di Amerika Serikat (AS) dan Denmark. Hasilnya, orang-orang yang tinggal pada daerah dengan kualitas udara yang buruk di AS, mengalami peningkatan kasus bipolar sebanyak 27% dan kasus depresi berat sebanyak 6%.

Penyakit autoimun
Penyakit autoimun adalah suatu kondisi di mana sistem kekebalan yang bertugas melindungi tubuh dari serangan penyakit, justru berbalik menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. Penyakit autoimun bisa merusak jaringan, dan menyebabkan terjadinya peradangan di sekitar jantung dan paru-paru.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI