Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Tips untuk Mengubah Hobi Menjadi Bisnis Digital

Rabu, 10 Agustus 2022 | 14:01 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / JEM
Ilustrasi transformasi digital.

Jakarta, Beritasatu.com - Pekerjaan yang menyenangkan di dunia saat ini adalah pekerjaan yang sesuai hobi ataupun pekerjaan yang sesuai dengan passion diri sendiri.

Pendapat tersebut mengemuka dalam webinar bertajuk “Tips Dunia Digital: Merubah Hobi Menjadi Bisnis”, yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) bersama Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

Wakil Ketua Umum Siberkreasi, Mira Sahid mengatakan saat ini dengan adanya teknologi digital seperti sosial media sebenarnya telah membuka peluang dan kesempatan kepada kita untuk mewujudkan hal itu.

"Beberapa tips yang dapat dilakukan untuk merubah hobi menjadi bisnis antara lain cari tahu sebaik mungkin hobi atau passion kita. Pilih hobi yang memiliki nilai jual, cari dan siapkan target pasarnya, lalu bergabung atau bangun komunitasnya,” kata Mira dalam keterangannya pada Rabu (10/8/2022).

Ketua Divisi Kemitraan Siberkreasi, Oktora Irahadi menjelaskan dalam menjalankan hobi sebagai bisnis di ruang digital juga perlu memperhatikan etika. Etika di ruang digital sangat perlu untuk menghindarkan dalam perilaku negatif bermedia sosial.

Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan untuk tetap berperilaku etis di ruang digital:

"Pertama, kita harus sadar jika ruang digital itu ranah publik. Kedua, selalu saring sebelum sharing setiap informasi yang didapatkan di ruang digital. Ketiga, jika tidak ada hal baik yang perlu dikatakan lebih baik diam,” ujar Oktora.

Sementara Ketua Prodi Manajemen Pemasaran Politeknik APP Jakarta dan Praktisi Literasi Digital, Aji Kresno menagtakan, dalam melakukan bisnis di sosial media, harus tetap waspada terhadap berbagai macam kejahatan digital seperti peretasan akun, impersonasi, serta konsumen palsu.

Untuk melindungi dari hal tersebut kecakapan keamanan dalam bermedia digital menjadi perlu untuk menjaga tetap aman dan nyaman dalam bertransaksi di ruang digital.

"Berikut beberapa cara sederhana yang dapat kita lakukan. Pertama, selalu cek keaslian data dan informasi yang didapat dari internet. Kedua, cek keaslian lembaga atau instansi. Ketiga, cek keaslian data e-mail atau link website. Terakhir, berikan watermark pada setiap konten Anda,” papar Aji.

Masifnya kemajuan teknologi ini mampu memberikan potensi risiko seperti penipuan online seperti hoaks dan cyber bullying. Oleh karena itu peningkatan penggunaan teknologi harus diimbangi dengan peningkatan kapasitas literasi digital yang mumpuni.

“Survei nasional yang dilakukan tahun lalu menemukan jika saat ini indeks literasi digital Indonesia masih berada pada angka 3,49 dari skala 5 atau masih kategori sedang belum mencapai kategori baik. Hal ini perlu terus ditingkatkan untuk membekali peningkatan kapasitas literasi digital," ujar Dirjen Aptika Komfinfo, Samuel Abrijani Pengerapan.

Program “Indonesia Makin Cakap Digital 2022” ini bertujuan untuk membangun wawasan dan pengetahuan terkait literasi digital dalam bentuk webinar (seminar dan diskusi secara online), talkshow dalam format hybrid (offline dan online), serta special event penunjang kegiatan literasi digital.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI