Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Tersiksa Perut Kembung? Ini Bisa Jadi Penyebabnya!

Sabtu, 13 Agustus 2022 | 13:33 WIB
Oleh : Claudia Ramadhani / CLA
Perut kembung adalah kondisi ketidaknyamanan di perut, yang bisa terjadi akibat penumpukan gas atau gangguan pencernaan lainnya.

Jakarta, Beritasatu.com - Perut kembung, menjadi salah satu kondisi kesehatan yang dikeluhkan banyak orang. Perut kembung adalah kondisi ketidaknyamanan di perut, di mana perut terasa lebih penuh, dan juga tampak membesar atau berukuran tidak normal.

Ada banyak hal yang bisa menyebabkan perut kembung, yang paling umum adalah gangguan pencernaan yang menyebabkan terjadinya penumpukan gas di perut dan usus. Perut kembung umumnya bukan masalah kesehatan yang serius. Anda tidak perlu mempermasalahkan hal ini jika:

Sementara itu, mengutip dari Medical News Today, berbagai penyebab perut kembung yang mungkin menimpa Anda adalah:

Gas
Penumpukan gas di perut dan usus adalah salah satu penyebab perut kembung yang paling umum. Akan tetapi, perut kembung akibat gas biasanya akan segera menghilang dengan sendirinya dalam beberapa hari. Gejala-gejala perut kembung akibat penumpukan gas yang mungkin muncul, adalah:

Perut kembung akibat gas dapat menyebabkan ketidaknyamanan ringan, hingga rasa sakit yang tak tertahankan. Beberapa kemungkinan penyebab terjadinya penumpukan gas antara lain:

Gangguan pencernaan
Gangguan pencernaan seperti maag, adalah ketidaknyamanan yang terjadi di perut, yang juga bisa menjadi penyebab perut kembung. Maag bisa terjadi akibat:

Gangguan pencernaan yang disertai perut kembung, yang penyebabnya tidak terkait dengan makanan atau kebiasaan makan, bisa jadi merupakan salah satu pertanda adanya kondisi serius, seperti tukak lambung atau kanker lambung.

Infeksi
Infeksi perut dapat menjadi penyebab perut kembung. Saat terjadi kondisi ini, seseorang mungkin akan mengalami sejumlah gejala lain, seperti:

Infeksi perut bisa disebabkan oleh infeksi bakteri Escherichia coli atau Helicobacter pylori. Selain bakteri, infeksi perut juga bisa disebabkan oleh virus seperti norovirus atau rotavirus.

Infeksi perut biasanya hilang dengan sendirinya setelah beberapa hari. Akan tetapi, infeksi perut juga bisa menyebabkan seseorang mengalami dehidrasi yang parah, dan bisa terus memburuk selama beberapa hari.

Jika gejala infeksi perut sudah disertai demam, buang air besar berdarah, muntah-muntah dengan intensitas yang sering sehingga Anda dehidrasi, maka segera pergi ke klinik kesehatan terdekat dan periksakan kondisi Anda.

Intoleransi makanan
Seseorang bisa mengalami perut kembung akibat mengonsumsi beberapa jenis makanan tertentu. Intoleransi laktosa, intoleransi atau alergi gluten, atau penyakit celiac, merupakan penyebab perut kembung akibat intoleransi makanan. Hindari konsumsi makanan-makanan pemicu ini agar Anda tak perlu menderita dengan perut kembung dan gejala lainnya.

Retensi cairan
Mengonsumsi makanan asin, perubahan kadar hormon, dan intoleransi makanan, bisa menyebabkan tubuh menahan lebih banyak cairan. Misalnya, beberapa wanita harus menghadapi perut kembung di masa-masa premenstrual syndrome (PMS) atau di awal kehamilan.

Perut kembung kronis yang disebabkan oleh retensi cairan bisa menjadi pertanda adanya penyakit yang lebih serius, seperti gagal hati atau gagal ginjal, dan diabetes. Jika perut kembung yang Anda derita tak kunjung sembuh, segera periksakan kondisi Anda ke dokter.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI