Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kota dan Kabupaten Tangerang Telah Terima Vaksin Covid-19 Buatan Sinovac

Sabtu, 23 Januari 2021 | 17:22 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS
Simulasi vaksinasi Covid-19.

Tangerang, Beritasatu.com - Dinas Kesehatan Kota Tangerang mengaku sudah menerima 22.279 dosis vaksin Covid-19 buatan Sinovac dari Kementerian Kesehatan dan Pemprov Banten. Vaksin-vaksin tersebut siap didistribusikan kepada para tenaga kesehatan yang ada di Kota Tangerang dalam waktu dekat.

"Hari ini vaksinnya sudah tiba di Kota Tangerang dan disimpan di Instalasi Farmasi. Ditahap awal rencananya ada 1.776 tenaga kesehatan yang akan divaksin besok, namun itu juga akan disesuaikan dengan persyaratannya. Rencananya akan kita mulai vaksinasinya besok Minggu (24/1/2021)," ungkap Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah, saat dihubungi sejumlah media, Sabtu (23/1/2021).

Ditambahkan Arief, usai pemberian vaksi pada 1.776 tenaga kesehatan yang berada di RSUD dan beberapa fasilitas kesehatan yang ada di pusat kota. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang menerima sebanyak 22.279 dosis untuk seluruh tenaga kesehatan yang bertugas.

"Usai tahap awal, selanjutnya akan diberikan kepada tenaga kesehatan yang bertugas di klinik dan rumah sakit di Kota Tangerang, untuk prosesnya akan berlangsung di setiap rumah sakit se-Kota Tangerang. Dan saat ini kita sedang inventarisasi dulu kebutuhan masing-masing tempat," lanjutnya.

Senada dengan Kota Tangerang, Pemerintah Kabupaten Tangerang juga mengaku telah menerima vaksin asal Tiongkok itu. Dan secepatnya akan didistribusikan kepada para tenaga kesehatan di wilayah Kabupaten Tangerang.

"Betul, vaksin untuk Kabupaten Tangerang sudah tiba. Nantinya vaksin akan langsung didistribusikan ke puskesmas dan RS. Kita mendapat 22.200 dosis vaksin Sinovac. Dan rencananya, Senin (25/1/2021) sudah mulai dilakukan vaksinasi terhadap tenaga kesehatan," ujar tandas Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.

"Sejauh ini kita sedang hitung dulu kebutuhan permasing-masing RS, puskesmas ,dan klinik yang mempekerjakan para tenaga medisnya dulu," Hendra Tarmizi menambahkan.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 23 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 23 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Mount: Chelsea Siap Hadapi Siapa pun di Semifinal

#2
BRI Akan Pamit dari Aceh

#3
Di Tengah Kontroversi, Anggota DPR Jadi Relawan Vaksin Nusantara

#4
Emosi Rizieq Syihab Meluap Dengar Keterangan Bima Arya

#5
Ratusan Ribu Umat Hindu Berkumpul di Sungai Gangga, India Catat Rekor Kasus Covid-19

#6
Kak Seto: Nama Saya Dicatut Untuk Kepentingan Persaingan Dagang

#7
Inflasi Tinggi, S&P 500 Cetak Rekor Meski Vaksin J&J Dihentikan Sementara

#8
KKB Tembak Tukang Ojek di Puncak, Papua

#9
5 Kiat Aman Berkendara Saat Menjalankan Puasa

#10
Kapal MV Ever Given Disita, Pemilik pun Didenda

TERKINI


EKONOMI | 14 April 2021

DUNIA | 14 April 2021

DIGITAL | 14 April 2021

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

EKONOMI | 14 April 2021

MEGAPOLITAN | 14 April 2021

GAYA HIDUP | 14 April 2021

DUNIA | 14 April 2021

OLAHRAGA | 14 April 2021