Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Bantu Korban Banjir Ganti Dokumen, Dinas Dukcapil Kota Tangerang Luncurkan Program Peduli

Rabu, 3 Maret 2021 | 17:50 WIB
Oleh : Jaja Suteja / JAS
Banjir di kawasan Kecamatan Periuk Kota Tangerang.

Tangerang, Beritasatu.com - Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Tangerang meluncurkan program Penggantian Dokumen Hilang (Peduli) untuk masyarakat terdampak banjir.

Ini merupakan layanan bantuan Pemerintah Kota Tangerang melalui Disdukcapil untuk membantu para korban banjir yang surat dan dokumen kependudukannya hilang atau rusak akibat musibah banjir yang beberapa waktu lalu melanda Kota Tangerang. K

"Warga terdampak banjir bisa mengurus berkas kependudukan di kelurahan terdekat. Atau bisa mengajukan permohonan melalui aplikasi Sobat Dukcapil. Beberapa berkas kependudukan yang dibuat di antaranya kartu keluarga (KK), KTP elektronik, kartu identitas anak (KIA), dan akte kelahiran yang mungkin hilang atau rusak saat musibah banjir kemarin bisa dibuatkan kembali melalui program Peduli itu," ungkap Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk Disdukcapil Kota Tangerang, Sri Warsini saat dihubungi media, Rabu (3/3/2021).

Ditambahkannya, sejumlah titik di wilayah Kota Tangerang seperti Periuk, Ciledug, Cibodas, Cipondoh dan Benda beberapa waktu yang lalu memang terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi. Akibatnya, tak sedikit warga lupa atau terlambat mengamankan dokumen sehingga hilang atau rusak akibat terendam air.

Apresiasi besar pun disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin atas ide dan gagasan Disdukcapil Kota Tangerang yang menggulirkan program Peduli bagi para korban terdampak banjir.

"Saya berharap dengan terselenggaranya program Peduli warga terdampak banjir di Kota Tangerang bisa dengan cepat dan mudah mengurus dokumen yang hilang atau rusak karena banjir," tambah Sachrudin.

Berdasarkan data sementara dari pihak Disdukcapil, pihaknya sejauh ini telah mencatat dokumen KK yang sudah dicetak sebanyak 916, e-KTP ada 47, KIA berjumlah 14, dan 18 akte kelahiran yang semuanya merupakan milik warga terdampak banjir.



Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

MEGAPOLITAN | 3 Maret 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Partai Emas Dukung Larangan Mudik yang Diterapkan Pemerintah

#2
Meski Berat, IHSG Masih Berpeluang Menguat ke Level 6.000

#3
Larang Mudik, Kemko PMK: Setiap Libur Panjang Kasus Covid 19 Selalu Naik

#4
Tiongkok Akan Campur Vaksin Covid-19, Ini Komentar Kemkes

#5
Kemkumham Isyaratkan Tolak Pengajuan Merek Partai Demokrat oleh SBY

#6
Saksi‎: Munarman Cs Jemput Rizieq Langsung ke Tangga Pesawat

#7
Teten Ajak Pelaku Koperasi dan UMKM Susun Model Bisnis Industri Otomotif

#8
Korban Bencana NTT Butuh Obat-obatan dan Layanan Psikososial

#9
SBY Daftarkan Lambang Demokrat ke HAKI, Ini Pandangan Pakar

#10
MA Tolak Kasasi Jaksa, CEO MeMiles Bebas

TERKINI


NASIONAL | 13 April 2021

KESEHATAN | 13 April 2021

KESEHATAN | 13 April 2021

KESEHATAN | 13 April 2021

DUNIA | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

EKONOMI | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

DUNIA | 13 April 2021

EKONOMI | 13 April 2021