Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Perkara Tes Usap RS Ummi, Rizieq Hadirkan 4 Saksi

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:09 WIB
Oleh : Tim BeritaSatu / BW
Terdakwa Rizieq Syihab di sidang pengadilan perkara kerumunan di Petamburan dan Megamendung, di PN JaktimKamis, 6 Mei 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Tim pengacara Rizieq Syihab menghadirkan empat saksi yang meringankan dalam sidang lanjutan perkara kabar bohong tes usap RS Ummi, Kota Bogor.

Keempat saksi tersebut adalah ‎pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma'arif, petugas rekam medis RS Ummi bernama Peny Rosa, Mahdi selaku warga Bogor yang mengetahui acara jumpa pers di RS Ummi Kota Bogor terkait kondisi kesehatan Rizieq Syihab, dan Abdulah selaku warga yang sering berziarah di makam samping RS Ummi Kota Bogor.

Advertisement

Dalam keterangannya, saksi Peny Rosa mengatakan, doa yang melaporkan status pasien Rizieq Syihab ke website resmi Dinas Kesehatan Kota Bogor dan Kementerian Kesehatan (Kemkes).

"Petugas rekam medis bertugas mengecek tiap pasien yang masuk, kalau ada indikasi (Covid-19) dilaporkan ke website Kementerian Kesehatan, jumlahnya saja. RS Ummi sudah melaporkan," kata Peny Rosa saat menjadi saksi perkara ‎kabar bohong tes usap di RS Ummi, di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Timur, Selasa (11/5/2021).

Rizieq Syihab masuk ke RS Ummi Kota Bogor pada 25 November 2020, sehari kemudian petugas rekam medis baru mengunggah data pasien di aplikasi resmi rumah sa‎kit.

Data
Peny melanjutkan, atas instruksi Dinas Kesehatan Kota Bogor, rumah sakit wajib mengunggah data pasien Covid-19. RS Ummi baru melaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Bogor terkait status positif Rizieq Syihab pada 16 Desember 2020.

Tim pengacara Rizieq Syihab menanyakan alasan begitu lama disampaikan atau dilaporkan ke Dinkes Kota Bogor. "Karena waktu itu, berkas rekam medis dibawa penyidik," katanya.

Sedangkan, untuk melaporkan ke Dinkes Kota Bogor harus disertai dengan melampirkan hasil tes usap PCR. Setelah berkas rekam medis Rizieq Syihab telah dikembalikan ke RS Ummi, pihak rumah sakit baru melaporkan ke Dinas Kesehatan Kota Bogor, setelah dua pekan lebih.

Ketua majelis hakim Khadwanto melanjutkan sidang perkara nomor 223, 224, dan 225 terkait kabar bohong tes usap RS Ummi dengan terdakwa Rizieq Syihab, Andi Tatat dan M Hanif Alatas.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kenaikan Kasus Positif di Kabupaten Bekasi Capai 500%

#2
Kabar Duka, Legenda Bulutangkis Markis Kido Meninggal Dunia

#3
Mendadak, Pangdam Jaya, Kapolda Metro, dan Kajati Sambangi Kantor Anies

#4
Markis Kido Tak Sadarkan Diri Saat Baru Bermain Setengah Gim

#5
Ini Gol Indah Messi ke Gawang Cile di Copa America

#6
Peserta SBMPTN dengan Nilai Tertinggi Diterima di Hukum UGM dan Teknik Kimia UI

#7
Kasus Pungli, Pengawas Operator Crane Sempat Instruksikan Hilangkan Barang Bukti

#8
Lawan Prancis, Neuer: Jerman Juga Tim Unggulan

#9
Ada 12.715 Kursi Kosong di SBMPTN 2021, Mayoritas di Daerah 3T

#10
Markis Kido Meninggal karena Serangan Jantung, Ini Penjelasan Dokter Tirta

TERKINI


KESEHATAN | 15 Juni 2021

DUNIA | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

NASIONAL | 15 Juni 2021

EKONOMI | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021