Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Anji Konsumsi Ganja Sejak September 2020

Selasa, 15 Juni 2021 | 13:32 WIB
Oleh : Chairul Fikri / JAS
Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji (kiri) berjalan menuju ruang pemeriksaan kesehatan di Polres Metro Jakarta Barat, Jakarta, Senin 14 Juni 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Musisi Erdian Aji Prihartanto alias Anji mantan vokalis grup band Drive hingga kini masih terus diperiksa intensif di Mapolrestro Jakarta Barat terkait kepemilikan dan pemakaian narkotika jenis ganja. Polisi menyebut Anji memakai narkotika jenis ganja sejak September 2020.

"Dari hasil pemeriksaan kami, (Anji mengonsumsi narkotika) dimulai sekitar akhir tahun lalu. Jadi sekarang sudah sekitar 8 - 9 bulan ya, dari September 2020 lalu. Terkait motifnya apa ini yang masih kita dalami kepada yang bersangkutan," ungkap Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Ronaldo Maradona Siregar dalam keterangannya pada media, Selasa (15/6/2021).

Ronaldo mengatakan saat ini Anji telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kepemilikan dan pemakaian narkotika dan dijerat dengan pelanggaran Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009, Pasal 127 dan Pasal 111 ayat (1).

"Statusnya kini tersangka dalam tindak pidana narkotika dan ditahan di rutan Mapolrestro Jakarta Barat. Dan kami bersyukur Anji sendiri sampai saat ini masih kooperatif dan tidak menutup-nutupi apapun saat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian," lanjutnya.

Kasat Narkoba Polrestro Jakarta Barat itu juga menyebut, berdasarkan pemeriksaan, Anji juga mengungkapkan menyembunyikan barang bukti narkoba lailn di rumahnya di Bandung. Sehingga pihak kepolisian juga harus meluncur ke Bandung untuk membuktikan pengakuan Anji tersebut.

"Saat diperiksa, Anji memang menyebut punya barang bukti lain di rumahnya di Bandung, dan ketika kita datangi memang kita temui barang buktinya itu. Dan berdasarkan pemeriksaan, barang buktinya yang disita itu sudah diteliti dan sudah keluar hasil laboratorium forensiknya yakni positif THC atau ganja," tegasnya.

Ronaldo menyatakan saat ini pihaknya sudah berkomunikasi dengan pihak keluarga Anji. Dalam komunikasi itu terungkap keluarga berencana akan mengajukan izin rehabilitasi untuk Anji.

"Dari keluarga yang bersangkutan juga sudah mengajukan untuk bisa diasesmen. Asesmen itu untuk diperiksa sebetulnya. Ada tim asesmen terpadu di BNNP. Tugas dari tim ini adalah melakukan proses pendalaman, penelitian terhadap yang bersangkutan, terkait apakah memang murni pengguna atau terlibat ke pengedar dan sebagiannya. Termasuk kondisi kesehatan, psikis, dan seterusnya, kalau memang disetujui maka ada kemungkinan Anji akan menjalani rehabilitasi," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

MEGAPOLITAN | 25 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 2.041, Positivity Rate 1%

#2
Penyelesaian Lahan Bojong Koneng, Ini Tawaran Sentul City ke Rocky Gerung

#3
Polisi Ringkus Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

#4
Timnas Brasil Siapkan 25 Pemain Hadapi Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia

#5
Warga Tidak Terima Penzaliman Kepala Sekuriti Permata Buana

#6
Cegah Radikalisme, Literasi Perdamaian Perlu Terus Digaungkan di Kalangan Pemuda

#7
Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

#8
Mimbar Masjid Raya Makassar Dibakar, Pelaku Terekam CCTV

#9
7 Negara Janji Hentikan Bangun PLTU Batu Bara

#10
Saleh Husin Kedatangan Sahabat dari NTT

TERKINI


DUNIA | 26 September 2021

EKONOMI | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

HIBURAN | 26 September 2021

BOLA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021