Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

RT dan RW Zona Merah di Jakarta Dinilai Perlu Terapkan Micro Lockdown

Selasa, 15 Juni 2021 | 16:49 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Ketua DPRD DKI Prasetio Edi Marsudi

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI segera mengambil tindakan cepat mengingat lonjakan kasus Covid-19 yang terjadi saat ini begitu mengkhawatirkan. Salah satu upaya yang harus dilakukan yakni menetapkan micro lockdown tingkat RT dan RW di zona merah.

“Ini harus cepat agar kasus penularan bisa segera ditekan. Karena memang kasus aktif di Jakarta sudah memasuki angka yang mengkhawatirkan,” ujar Prasetio di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Advertisement

Berdasarkan data corona.jakarta.go.id, total pasien Covid-19 yang ada di Ibu Kota saat ini, Senin (14/6/2021), sudah mencapai 17.444 orang. Dari jumlah pasien tersebut, sebanyak 7.410 pasien dirawat di rumah sakit dan 10.034 pasien menjalani isolasi mandiri.

Prasetio mengatakan rata-rata pasien tersebut berasal dari 265 kelurahan di DKI Jakarta. Terbanyak dari Kelurahan Kapuk, Jakarta Barat dengan total 285 kasus.

“Kemudian tercatat di Kelurahan Cengkareng Timur 194 kasus, Pademangan Timur 187 kasus, Lubang Buaya 180 kasus, Kebon Jeruk 162 kasus, dan dari kelurahan-kelurahan lainnya,” kata Prasetio.

Prasetio menegaskan perlu ada pengawasan yang ketat dari Gugus Tugas Covid-19 tingkat kelurahan agar upaya mereduksi angka penularan menjadi efektif. Sebab, lemahnya pengawasan sering kali menjadi penyebab terbuang percumanya upaya penanggulangan Covid-19.

“Karena itu kebijakan harus dibarengi dengan pengawasan. Di masalah ini aparatur yang tergabung dalam satgas harus tegas. RT dan RW yang ditetapkan sebagai mikro lockdown harus diawasi dan dicukupi kebutuhan pangannya oleh kelurahan,” ungkap politikus PDI Perjuangan itu.

Prasetio pun meminta semua pihak untuk menaati aturan dan lebih sadar dalam mematuhi protokol kesehatan. Prasetio berharap masyarakat tetap menggunakan, masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan membatasi mobilisasi juga interaksi.

“Ini penting untuk kesehatan bersama, demi menjaga kita dan keluarga kita bersama,” kata Prasetio.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

KESEHATAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 15 Juni 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Wagub DKI Sebut Hoax Hambat Kebijakan Pemerintah Tangani Covid-19

#2
Disuntik Vaksin Nusantara oleh Terawan, Guru SD dari Pedalaman Jambi Terharu

#3
Olimpiade Tokyo: Peringkat Kelima, Lalu Zohri Terhenti di Heat 4 100 Meter

#4
Kejagung: 1 Tersangka Dugaan Korupsi Asabri Meninggal

#5
Update Covid-19: Jumlah Tes Turun Lagi, Kasus Positif Tambah 37.284

#6
Perburuan Emas Olimpiade Tokyo, Lari 100 M hingga Tenis Tunggal Putra

#7
Jadwal Atlet Indonesia di Olimpiade: Anthony Beraksi di Semifinal Bulutangkis

#8
Anies Sebut 546 Orang Sudah Divaksin Meninggal karena Covid-19

#9
Bantah Joe Biden, Wagub Riza Pastikan Jakarta Tak Tenggelam dalam 10 Tahun Mendatang

#10
Data Kasus Positif Covid-19 sampai 31 Juli 2021

TERKINI


MEGAPOLITAN | 1 Agustus 2021

KESEHATAN | 1 Agustus 2021

DUNIA | 1 Agustus 2021

NASIONAL | 1 Agustus 2021

KESEHATAN | 1 Agustus 2021

KESEHATAN | 1 Agustus 2021

BOLA | 1 Agustus 2021

EKONOMI | 1 Agustus 2021

DUNIA | 1 Agustus 2021

EKONOMI | 1 Agustus 2021