Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Anies Tegaskan Vaksinasi Jadi Persyaratan Administrasi Berkegiatan di Jakarta

Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:47 WIB
Oleh : Yustinus Paat / CAR
Ilustrasi vaksinasi Covid-19.

Jakarta, Beritasatu.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan vaksinasi Covid-19 menjadi persyaratan administrasi untuk masyarakat yang melakukan kegiatan atau aktivitas di Jakarta. Warga yang hendak beraktivitas, wajib sudah divaksin Covid-19 minimal dosis pertama.

“Kami memutuskan vaksin menjadi bagian dari tahapan untuk kegiatan di masyarakat, baik kegiatan ekonomi, keagamaan, sosial, budaya di Jakarta. Artinya apa? Sebelum kegiatan dimulai, maka pelaku di sektor itu, pelaku kegiatannya harus vaksin dulu,” ujar Anies melalui Youtube Pemprov DKI Jakarta, Sabtu (31/7/2021).

Anies mengatakan pembukaan aktivitas atau kegiatan akan diatur secara bertahap. Tahapan tersebut ada kaitannya dengan vaksinasi Covid-19. Sektor usaha apa pun yang akan dibuka harus dipastikan bahwa para petugas dan pelanggannya harus sudah divaksin.

“Jadi, misalnya tukang cukur mau buka, boleh. Tapi tukang cukurnya vaksin dulu, dan yang mau cukur harus sudah vaksin. Warung, restoran mau buka, boleh. Tapi, karyawannya vaksin dulu. Yang mau makan di restoran juga harus sudah vaksin,” ujar Anies.

Begitu juga dengan kantor-kantor non-esensial, pusat perbelanjaan, tempat hiburan, boleh buka jika sudah vaksin. Syarat vaksin sebagai administrasi berkegiatan ini, tutur Anies, termasuk pada kegiatan keagamaan. Penyelenggaranya, maupun pesertanya, semua harus sudah melakukan vaksinasi.

“Bagaimana caranya untuk bisa memeriksa? Ada banyak cara, tapi salah satunya dengan menggunakan aplikasi JAKI. Dengan aplikasi ini, langsung terlihat apakah Anda sudah divaksin, apakah sudah divaksin satu kali, apakah sudah divaksin dua kali, apakah Anda belum vaksin, itu langsung terlihat,” kata Anies.

“Ada juga, menggunakan SMS dari PeduliLindungi sebagai bukti vaksinasi. Juga ada sertifikasi digital dari Kementerian Kesehatan. Jadi banyak alat yang bisa digunakan untuk menunjukkan status vaksinasinya,” imbuh Anies.

Lebih lanjut Anies mengatakan warga yang baru sembuh dari Covid-19 dan belum bisa ikut vaksin akan dibuat ketentuannya. Anies mencontohkan mereka dapat membawa surat dari fasilitas kesehatan yang membuktikan bahwa penyintas Covid-19.

“Ketentuan ini juga akan ada bagi kelompok yang belum bisa vaksin karena kondisi kesehatan tertentu, cukup dengan surat keterangan dokter dari fasilitas kesehatan sebagai buktinya,” demikian Anies.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kasus Sengketa Tanah Rocky Gerung, Camat dan BPN Silang Pendapat

#2
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#3
Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver Tanpa Sepengetahuan Ibu Kandung

#4
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#5
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#9
Piala Sudirman: Greysia/Apriyani Disimpan, Ini Susunan Tim Indonesia Lawan Rusia

#10
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

OLAHRAGA | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021