Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Bantu Masyarakat, Isyef Galang Kolaborasi Kotak Berbagi

Jumat, 13 Agustus 2021 | 15:23 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD
Indonesia Islamic Youth Economic Forum (Isyef) berbagi nasi kotak murah seharga Rp 2.000 di sekitar masjid.

Jakarta, Beritasatu.com - Di tengah pandemi Covid-19 di Indonesia yang terus meningkat, pemerintah melakukan upaya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) sejak 12 Juli hingga 16 Agustus mendatang. Selama berjalannya aturan PPKM ini menimbulkan kekhawatiran dampak yang signifikan terhadap ekonomi masyarakat khususnya kelas menengah ke bawah dan kaum dhuafa yang masih perlu keluar rumah untuk mendapatkan pemasukan.

Aturan itu juga berdampak pada menurunya pendapatan UMKM dan juga pemasukan uang amal masjid karena terjadinya pembatasan hingga penutupan sementara.

Melalui semangat untuk membantu masyarakat dan masjid di tengah pandemi Covid-19, Indonesia Islamic Youth Economic Forum (Isyef) diwakili oleh Sekretaris Jenderal, Andi Ashadi serta pengurus lainya Aii, Deddy, Vinto, dan Thufeil menjalin kolaborasi dengan Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI) Muda.

Dalam agenda Kotak Berbagi yakni berbagi nasi kotak murah seharga Rp 2.000 di sekitar masjid, yang hasil uangnya akan diberikan kepada masjid sebagai infaq. Kolaborasi ini diadakan di 2 provinsi yakni DKI Jakarta tepatnya di masjid Cut Meutia dan Sulawesi Selatan di masjid Darul Muttaqin.

Ketua Umum Isyef, Atras Mafazi menyatakan bahwa selama ini PPKM mempengaruhi pendapatan masyarakat yang semakin menurun setiap harinya, bahkan tidak hanya masyarakat, Masjid pun ikut terdampak dengan menurunnya pemasukan dari infaq dan sedekah jama’ah masjid.

“Saya banyak mendengar kabar beberapa masjid ada yang sampai kesulitan uang untuk membayar kebutuhan dasar operasional seperti listrik. Maka dari itu kami dari Isyef ingin memberikan terobosan suatu gerakan sosial yang dapat membantu, masyarakat, UMKM, dan masjid sekaligus. Terciptalah kotak berbagi ini," ujar Atras Mafazi, Jumat (13/8/2021) dalam keterangan tertulisnya.

Sekretaris Jenderal Isyef, Andi Ashadi mengungkapkan pihaknya mencoba membuat program atau skema gerakan yang anti mainstream dengan dampak yang lebih luas.

“Kalau biasanya berbagi nasi jumat itu gratis, di kami ini berbayar. Jadi kita beli makanan melalui UMKM terdekat dengan masjid, lalu kita jual dengan harga murah senilai Rp 2.000 kepada masyarakat, kemudian hasil penjualan tersebut kita serahkan kepada masjid sebagai dana infaq dan sedekah. Kami rasa ini win-win solution antara masyarakat, UMKM, dan juga masjid," kata Andi.

Sementara itu, Pengurus Masjid Cut Meutia, Hatta mengucapkan banyak terimakasih kepada Isyef, PB HMI, BSI Muda yang telah menginisiasi program kotak berbagi ini.

“Saya bersyukur sekali bisa lihat masyarakat merasa senang dan terutama kami dari pihak masjid merasa sangat terbantu dengan adanya sumbangan ini. Saya berharap program kotak berbagi oleh Isyef ini bisa rutin berjalan” kata Hatta.

Isyef berharap Gerakan Kolaborasi kebaikan bisa di contoh di daerah lain, Sehingga dampak manfaat dalam membantu masyarakat, UMKM, dan masjid bisa semakin besar. Karena melalui langkah nyata peduli terhadap sesama akan menimbulkan ketentraman dan kesejahteraan di masyarakat. Hal ini juga tentunya membantu program pemerintah dalam pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Kasus LADI, ISORI: Ada Aroma Tak Sedap Terkait Sanksi Doping WADA

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021