Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

6 Sekolah di DKI yang Sempat Ditutup karena Kasus Covid-19 Telah Gelar PTM Lagi

Kamis, 23 September 2021 | 18:16 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW
Siswa mencuci tangan sebelum mengikuti pembelajaran tatap muka.

Jakarta, Beritasatu.com - Kepala Bagian Humas Dinas Pendidikan DKI Jakarta Taga Radja Gah mengatakan, enam sekolah di Jakarta sempat ditutup karena ditemukan kasus positif Covid-19 pada masa pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas. Masing-masing sekolah, kata Taga, ditemukan satu yang positif Covid-19. Hanya satu sekolah yang ada dua orang positif Covid-19. Keenam sekolah itu telah buka kembali.

Dari enam sekolah tersebut, kata Taga, Kamis (23/9/2021), di Jakart, terdapat tiga sekolah yang terpapar Covid-19 adalah siswa, yakni SD Klender 03, SDN Pondok Rangon 02, dan SMA 20. Adapun tiga sekolah lainnya, yang terpapar Covid-19 adalah gurunya, yakni SMK 66, SMP PGRI 20, dan SMA 25.

Taga mengatakan keenam sekolah tersebut telah mengikuti PTM secara normal lagi setelah ditutup selama 3 hari. Taga tidak menjelaskan detail waktu ditemukan kasus positif Covid-19 di sekolah-sekolah tersebut. Namun, yang pastinya kasus positifnya terjadi dalam rentang waktu 30 Agustus, saat PTM terbatas di Jakarta dimulai hingga 22 September 2021, saat evaluasi penyelenggaraan PTM dilakukan.

“Kita evaluasi berkala kemarin, hasil rapat 22 September baru dilaporkan kemarin dan enam sekolah tersebut sudah kembali normal karena sudah dilakukan tracing, tidak ada penularan,” jelas Taga.

Lebih lanjut, Taga menuturkan, sesuai dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Perda Nomor 2 Tahun 2020 tentang Pengendalian Covid-19, maka sekolah yang ditemukan kasus positif akan ditutup selama tiga hari untuk disemprot disinfektan dan dilakukan tracing. Setelah itu, sekolah tersebut bisa mengikuti PTM lagi.

“Makanya ketika ada temuan itu langsung, walauapun itu klaster rumah kita langsung segara sesuai SOP-nya ditutup selama tiga hari, disinfektan dan ditracing langsung,” pungkas Taga.

Sebagaimana diketahui, Pemprov DKI menyelenggarakan PTM terbatas sejak 30 Agustus di 610 sekolah dari jenjang PAUD hingga SMA/SMK. Dalam satu minggu, PTM digelar 3 kali, yakni Senin, Rabu, dan Jumat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Petisi Kembalikan Aipda Ambarita ke Raimas Backbone Jakarta Timur Menggema di Medsos

#2
Ini Daftar Smartphone yang Tidak Lagi Bisa Akses WhatsApp Mulai 1 November

#3
Pengamat: Naik Pesawat Wajib Tes PCR Bebani Calon Penumpang dan Maskapai

#4
Denmark Terbuka 2021, The Minions Tumbang di Tangan Pemain Muda Pelatnas

#5
Liga Champions: Bungkam Zenit, Juventus Sapu Bersih Kemenangan

#6
Lima Wakil Indonesia Tersingkir di Babak Pertama Denmark Terbuka

#7
Tak Menyangka Tumbangkan Minions, Fikri/Bagas: Di Latihan pun Kami Belum Pernah Menang

#8
Satgas Terbitkan Surat Edaran Wajib Tes PCR Naik Pesawat dari dan ke Jawa-Bali

#9
Liga Champions: Tertinggal Dua Gol, MU Bangkit dan Menang Berkat Ronaldo

#10
Kasus LADI, ISORI: Ada Aroma Tak Sedap Terkait Sanksi Doping WADA

TERKINI


OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DIGITAL | 22 Oktober 2021

OLAHRAGA | 22 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021

NASIONAL | 21 Oktober 2021

OLAHRAGA | 21 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 21 Oktober 2021

DUNIA | 21 Oktober 2021