Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Perusahaan Pinjol Cari Pegawai yang Baru Lulus Kuliah agar Bisa Digaji Murah

Jumat, 15 Oktober 2021 | 20:50 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW
Suasana ruang kerja jasa pinjaman online (Pinjol) di Cipondoh, Tangerang, Banten, Kamis, 14 Oktober 2021.

Tangerang, Beritasatu.com - Perusahaan pinjaman online (pinjol) ilegal mencari karyawan yang baru lulus kuliah karena bisa digaji murah. Hal itu diungkapkan Lisnawati, ibu seorang karyawan bernama Ade Afifah yang bekerja di perusahaan pinjol yang digerebek Polda Metro Jaya.

"Anak saya itu baru lulus kuliah dan baru kerja di sana selama 1 bulan. Tiap hari melakoni pekerjaan tersebut sejak pukul 08.00 WIB hingga pukul 19.00 WIB. Gaji yang didapatkan selama satu bulan sebesar Rp 1,4 juta," ungkap Lisnawati.

Advertisement

Ditambahkan, Afifah yang merupakan anak pertamanya menjadi tulang punggung keluarga. Setiap hari, Afifah bekerja menelepon para nasabah pinjol.

"Anak saya itu sehari-hari kerjanya telepon nasabah yang menunggak hutangnya. Dia cerita dalam sehari dia ditarget menghasilkan Rp 10 juta. Dia awalnya bekerja ditawari kerja sebagai telemarketing dan tidak tahu bahwa dia kerja di perusahaan pinjaman online ilegal," tambahnya.

Lisna mengaku setiap siang hari datang ke kantor anaknya untuk mengantar makan buat buah hatinya. Saat penggerebekan itu, anaknya menelponnya, meminta tidak mengantarkan makan siang.

"Anak saya telepon, dari pagi katanya di kantornya ada polisi. Saya sudah kalang kabut, saya menangis. Saya berharap anak saya tidak dipenjara karena dia tidak tahu-menahu bahwa kerjanya itu ternyata ilegal. Saya harap polisi baik, karena dia tulang punggung keluarga," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya menggerebek PT Indo Tekno Nusantara (ITN), perusahaan pinjol ilegal di Ruko Crown Blok C1-7, kawasan Grand Lake, Cipondoh, Kota Tangerang, Kamis (14/10/2021).

ITN adalah perusahaan penagih utang yang melayani jasa penagihan pinjaman nasabah dari 13 aplikasi pinjol. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan 32 orang karyawan perusahaan tersebut. Mereka terdiri dari tim analisis, marketing hingga kolektor.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 26 November 2021

MEGAPOLITAN | 26 November 2021

MEGAPOLITAN | 26 November 2021

MEGAPOLITAN | 26 November 2021

MEGAPOLITAN | 26 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Jokowi Teken Perpres Pelaksanaan Paten Obat Favipirapir

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#5
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#6
PAN: DPR dan Pemerintah Harus Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

#7
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#8
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#9
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#10
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

TERKINI


KESEHATAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

GAYA HIDUP | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021