Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

BMKG: Sepekan ke Depan, Bogor Dilanda Cuaca Ekstrem

Rabu, 20 Oktober 2021 | 13:26 WIB
Oleh : Vento Saudale / BW
Ilustrasi cuaca ekstrem.

Bogor, Beritasatu.com - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca ekstrem berpeluang melanda wilayah Bogor dan sekitarnya sepekan ke depan.

Kepala Stasiun BMKG Citeko, Fatuhri Syabani menuturkan, berdasarkan pemantauan wilayah Bogor dan sekitarnya, ada potensi terjadi cuaca ekstrem satu pekan mendatang. Cuaca ekstrem tersebut berupa hujan deras yang disertai angin kencang dan petir.

Advertisement

"Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terjadinya cuaca ekstrem. Hujan disertai angin dan petir biasanya terjadi pada siang hingga sore hari," paparnya, Rabu (20/10/2021).

Fatuhri menjelaskan, cuaca ekstrem memang dipicu oleh beberapa faktor dinamika atmosfer, yang kebetulan terjadi secara bersamaan. Sehingga, udara di sekitar pulau Jawa bagian barat kaya akan kandungan uap air.

Faktor pemicu tersebut, adalah suhu permukaan laut sekitar Pulau Jawa yang hangat, ada pasokan uap air tambahan dari wilayah Samudra Hindia sebelah barat Sumatera akibat fenomena Indian Ocean Dipole Mode, dan diperkuat oleh kondisi lokal sekitar Bogor yang dikelilingi pegunungan.

Kondisi pegunungan tersebut menyebabkan uap air berkumpul, dan dipaksa naik secara geografis oleh ketinggian. Sehingga, cepat berkondensasi menjadi awan hujan.

"Cuaca ekstrem biasanya terjadi dengan durasi cukup singkat, hanya saja daya rusaknya cukup tinggi mengingat hujan dengan derasnya disertai angin kencang," paparnya.

Rata-rata hujan normal 50 mm, saat cuaca ekstrem bisa mencapai di atas 100 mm dan kecepatan embusan angin normal 20 km per jam, pada cuaca ekstrem rata-rata 40 km per jam.

Sebelumnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor melaporkan, hujan deras disertai angin kencang mengakibatkan 11 kejadian bencana Selasa kemarin.

"Berdasarkan data, dilaporkan 11 kejadian bencana tersebar di tiga kecamatan. Kecamatan Tanah Sareal 8 kejadian, 1 kejadian di Bogor Selatan, dan 2 kejadian di Kecamatan Bogor Utara," papar Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor Theo Patrocinio.

Sebelas kejadian itu berdampak terhadap 60 rumah warga, 71 keluarga dengan 252 jiwa. Selain itu, ada fasilitas PLN juga dilaporkan terdampak bencana.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
2 Wakil Thailand Raih Tiket Final Indonesia Terbuka

#2
Ini Video Mobil Salto Sean-Bamsoet di Meikarta Sprint Rally

#3
Kondisi Terkini Kabag Ops Ditlantas Korban Pemukulan PP

#4
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#5
Kementerian PUPR: Ini Cara Kerja Tol Nirsentuh MLFF

#6
Alami Insiden Saat Reli di Meikarta, Bamsoet Baik-baik Saja

#7
Data Penerima Vaksin Covid-19 sampai 27 November 2021

#8
Jojo Gagal Tumbangkan Juara Olimpiade

#9
Varian Omicron, Ratusan Penumpang Afsel Tertahan di Schiphol

#10
Mobil Ringsek, Bamsoet: Allah Masih Melindungi Saya dan Sean

TERKINI


BOLA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

POLITIK | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DIGITAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

BOLA | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021