Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Wagub Riza Jelaskan 4 Alasan Kendaraan Umum Diizinkan Beroperasi Penuh di DKI

Kamis, 21 Oktober 2021 | 22:14 WIB
Oleh : Yustinus Paat / JEM
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis, 21 Oktober 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan alasan Pemprov DKI Jakarta mengizinkan kendaraan umum beroperasi penuh atau kapasitas angkut penumpang 650. Kebijakan ini mendapat kritik sejumlah pihak karena berpotensi menimbulkan kerumunan di kendaraan umum akibat tidak adanya jaga jarak aman.

Alasan pertama, kata Riza, adalah vaksinasi Covid-19 di Jakarta sudah melebihi target yang ditetapkan sebanyak 8,9 juta warga Jakarta divaksin. Hingga saat ini, jumlah warga yang sudah divaksin dosis 1 di Jakarta sebanyak 10,78 juta warga dengan proporsi 66% warga berKTP DKI Jakarta dan 34% warga ber-KTP non-DKI Jakarta.

Advertisement

Sementara vaksinasi dosis 2 sudah mencapai sebanyak 8,18 juta warga dengan proporsi 68% warga berKTP DKI Jakarta dan 32% warga berKTP non DKI Jakarta.

"Pertimbangannya tentu vaksinnya sudah meningkat," ujar Riza di Balai kota DKI Jakarta, Kamis (21/10/2021).

Alasan kedua, kata Riza, kasus Covid-19 di Jakarta mengalami penurunan signifikan. Hal ini, kata Riza, terlihat dari sejumlah indikator seperti positivity rate atau persentase kasus positif Covid-19 yang saat ini sudah berada di angka 0,6%. Angka ini jauh sekali dari standar ideal WHO untuk positivity rate, yakni 5%.

Kasus aktif Covid-19 juga tersisa 1.234 kasus atau turun sebanyak 111.904 kasus atau turun 90 kali lipat dari puncak kasus aktif pada pertengahan Juli 2021 lalu yang mencapai angka 113.138 kasus.

Jumlah kasus aktif di Jakarta saat ini hanya 0,1% dari kasus konfirmasi positif Covid-19 secara total di Jakarta yang mencapai angka sebanyak 860.550 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 845.763 dengan tingkat kesembuhan 98,3%, dan total 13.553 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 3,4%.

"BOR tempat tidur isolasi dan ICU di 140 rumah sakit rujukan Covid-19 juga turun terus. Saat ini tersisa 7% untuk BOR tempat tidur isolasi dan 19% untuk BOR tempat tidur ICU," ungkap Riza.

Alasan ketiga, lanjut Riza adalah penurunan level pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 3 menjadi level 2 di Jakarta mulai 19 Oktober hingga 1 November 2021. Menurut Riza, penurunan level PPKM ini memungkinkan terjadinya berbagai pelonggaran termasuk di sektor transportasi.

"(Terakhir) kita juga kan harus meningkatkan, menggerakkan ekonomi dan sebagainya. Mobilitas orang juga perlu apalagi sekarang juga kan kantor non esensial sudah dibuka," terang Riza.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Christiansen/Boje, Mimpi Buruk 3 Ganda Campuran Indonesia

#2
Jokowi Teken Perpres Pelaksanaan Paten Obat Favipirapir

#3
Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

#4
Mudik Natal dan Tahun Baru Ditiadakan

#5
Salah Strategi, Fajar/Rian Kalah

#6
PAN: DPR dan Pemerintah Harus Segera Perbaiki UU Cipta Kerja

#7
Ini Besaran APBD DKI dari Tahun ke Tahun di Era Anies

#8
Terlambat Batasi Perjalanan, Omicron Terdeteksi di 4 Negara

#9
Respons PDIP soal Bamsoet dan Sahroni Jadi Panitia Formula E

#10
PD: Kami yang Pertama Tolak UU Cipta kerja

TERKINI


KESEHATAN | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

OLAHRAGA | 27 November 2021

KESEHATAN | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

EKONOMI | 27 November 2021

GAYA HIDUP | 27 November 2021

NASIONAL | 27 November 2021

DUNIA | 27 November 2021

MEGAPOLITAN | 27 November 2021