Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Peras Anggota Polri Rp 2,5 Miliar, Ketum LSM Diciduk

Senin, 22 November 2021 | 21:03 WIB
Oleh : Bayu Marhaenjati / FFS
Ilustrasi pemerasan.

Jakarta, Beritasatu.com- Polres Metro Jakarta Pusat menciduk Ketua Umum DPP Tameng Perjuangan Rakyat Anti-Korupsi (Tamperak), Kepas Panagean Pangaribuan alias KPP, lantaran diduga melakukan tindak pidana pemerasan terhadap anggota Polri. Tak tanggung, Kepas diduga memeras anggota polisi tersebut hingga Rp 2,5 miliar.

"Pelaku diduga melakukan pemerasan terhadap anggota Polri awalnya meminta sampai Rp 2,5 miliar. Yang bersangkutan ini adalah Ketua Umum DPP Tamperak yang sebenarnya akhir-akhir ini sudah sangat meresahkan," ujar Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Hengki Haryadi, Senin (22/11/2021).

Advertisement

Dikatakan Hengki, Polri sudah banyak menerima pengaduan dari instansi pemerintah, termasuk TNI-Polri terkait modus operandi pelaku.

"Modus mereka datang ke kantor-kantor melakukan, memberikan pernyataan-pernyataan mendeskriditkan instansi maupun pimpinan lembaga, yang ini sebenarnya modus dari yang bersangkutan untuk melakukan pemerasan terhadap instansi-instansi dimaksud," ungkapnya.

Hengki menambahkan, di Polres Jakarta Pusat, pelaku mencoba melakukan pemerasan terhadap anggota Satgas Begal. Diketahui, satgas ini dibentuk karena keprihatinan atas terjadinya kasus perampokan yang menyasar korban seorang karyawati Basarnas, beberapa waktu lalu.

Satgas ini kemudian melakukan penyelidikan, dan ternyata ada kaitannya dengan penyalahgunaan narkoba. Polisi lalu berhasil menangkap lima orang terkait perkara narkoba, dan empat diantaranya dilakukan rehabilitasi.

Ternyata, hal ini yang dimanfaatkan pelaku KPP untuk memeras.

"Empat orang yang kita kirim ke panti rehab dianggap yang bersangkutan ini melanggar SOP, dia membawa nama petinggi negara maupun TNI-Polri dengan tujuan memperoleh sejumlah uang," katanya.

Atas perbuatannya, KPP dijerat Pasal 368 dan 369 KUHP dan atau pasal 27 ayat 4 UU ITE, dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 28 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 28 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 28 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 28 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 28 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Polda Jabar Tangkap Ketua Umum GMBI

#2
Catat! Robot Trading DNA Pro Dinyatakan Ilegal

#3
Jelang Penutupan, Ini Daftar Transfer Pemain Liga Inggris

#4
Hikmahanto: Singapura Tak Ikhlas Serahkan Kendali Udara ke Indonesia

#5
Tuan Rumah Piala Dunia Qatar Masukkan Indonesia dalam Daftar Negara Aman

#6
Pengemis Elite di Sampit, Punya Mobil dan Motor Baru

#7
Kawal MotoGP 2022, TNI AL Turunkan Lima Kapal Perang

#8
Kemenkes Terbitkan Sertifikat Vaksin Standar WHO, Ini Cara Mengaksesnya

#9
PP PBSI Panggil 88 Atlet Masuk Pelatnas Cipayung

#10
Sehari Ditemukan 400 Kasus Baru Positif Covid-19 di Depok

TERKINI


DUNIA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022

OLAHRAGA | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

DUNIA | 29 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 29 Januari 2022

NASIONAL | 29 Januari 2022

EKONOMI | 29 Januari 2022