Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Bamsoet: FEO Berharap Bertemu Jokowi atas Permohonan Anies

Jumat, 26 November 2021 | 20:05 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS
Ketua MPR yang juga Ketua IMI Bambang Soesatyo di acara konferensi pers terkait Formula E di gedung Blackstone, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 24 November 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo atau Bamsoet memberikan klarifikasi soal pernyataan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menentukan lokasi sirkuit penyelenggaraan Formula E pada 4 Juni 2022. Bamsoet mengatakan sebenarnya Formula E Operations (FEO) berencana bertemu Presiden Jokowi atas permohonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Kalau kemarin Alberto Longo sebagai Co-Founder sekaligus Chief Championship FEO berharap dapat bertemu Presiden Joko Widodo atas permohonan Gubernur Anies Baswedan," ujar Bamsoet dalam keterangannya, Jumat (26/11/2021).

Advertisement

Bamsoet mengatakan, tidak ada yang salah dari langkah Anies meminta FEO untuk bertemu Jokowi khusus untuk meminta arahan terkait lokasi yang tepat lokasi sirkuit Formula E. Menurut dia, hal tersebut merupakan bentuk penghormatan FEO yang diwakili oleh Alberto Longo terhadap Presiden Jokowi.

"Untuk meminta arahan terkait lokasi mana yang paling tepat untuk lokasi sirkuit Formula E mengingat ini adalah event internasional, salahnya di mana? Justru saya menilai hal itu merupakan bentuk penghormatan Alberto kepada Bapak Presiden sebagaimana dia melakukannya di beberapa negara," kata Bamsoet.

Menurut Bamsoet, secara teknis, yang bertanggung jawab untuk menentukan lokasi Formula E adalah FEO, IMI dan PT Jakarta Propertindo (PT Jakpro).

"IMI, Alberto dan Jakpro yang nantinya akan bertanggungjawab mengambil keputusan dalam menentukan lokasi sirkuit Jakarta E-Prix 2022," ungkapnya.

Di Indonesia, kata Bamsoet, IMI yang paling kompeten untuk menentukan lokasi sirkuit Formula E sebagai perpanjangan tangan dari Fédération Internationale de l'Automobile/FIA atau Federasi Olahraga Mobil Dunia. Menurut Bamsoet, tidak sembarang lokasi bisa dijadikan sirkuit Formula E karena ajang balap mobil listrik itu memiliki keunikan tersendiri dibanding balapan sejenis lainnya karena menggunakan jalan raya di tengah kota.

"Karenanya membutuhkan keahlian khusus yang kompleks. IMI sangat berperan di sana, memastikan lokasi sirkuit yang dipilih akan dikembangkan lebih lanjut agar sesuai dengan standar FEO dan juga standar FIA," kata Bamsoet.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan lokasi sirkuit Formula E tidak ditentukan oleh Presiden Joko Widodo. Menurut Anies, Presiden Jokowi tidak dalam kapasitas menentukan lokasi Formula E.

"Enggak ada. Loh masa lokasi (penentunya) presiden, enggaklah. Lokasi kok masa urusan presiden," ujar Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (25/11/2021).

Sirkuit Formula E, kata Anies, akan ditentukan oleh tiga lembaga, yakni FEO sebagai pemenang lisensi Formula E, PT Jakpro sebagai penyelenggara Formula E Jakarta dan IMI sebagai perpanjangan tangan FIA.

"Ya FEO, IMI dan Jakpro, tiga itu (yang menentukan lokasi Formula E," kata Anies.

Lebih lanjut Anies mengaku sudah meminta pihak IMI untuk segera mengklarifikasi pernyataan yang menyebutkan Presiden Jokowi menjadi penentu sirkuit balap mobil listrik Formula E Jakarta. IMI, kata Anies akan mengeluarkan statement resmi terkait pernyataan Presiden Jokowi penentu lokasi Formula E.

"Saya tadi sudah minta, nanti IMI akan melakukan klarifikasi soal ini. Masa soal lokasi ke presiden. IMI nanti klarifikasi, Anda baca statement resminya," kata Anies.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Pembangunan IKN Butuh The Crazy Government Man Seperti Ahok

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#8
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#9
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#10
Itama Ranoraya Bidik Penjualan Rp 2 Triliun

TERKINI


MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

POLITIK | 20 Januari 2022

NASIONAL | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022