Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pengurus Pemuda Pancasila Datangi Polda Metro Jaya

Jumat, 26 November 2021 | 23:54 WIB
Oleh : Stefani Wijaya/Bernadus Wijayaka / BW
Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) PP, Razman Arif Nasution (tengah) saat mendatangi Polda Metro Jaya, Jumat 26 November 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Pengurus Pemuda Pancasila (PP) mendatangi Polda Metro Jaya untuk memberi bantuan hukum kepada 16 anggotanya. Ke-16 orang ini ditetapkan sebagai tersangka dugaan kasus pengeroyokan terhadap seorang polisi di depan Gedung DPR, Kamis (25/11/2022).

Ketua Badan Penyuluhan dan Pembelaan Hukum (BPPH) PP, Razman Arif Nasution mengatakan, pihaknya membentuk tim bantuan hukum antara PP pusat dan PP Jakarta.

Advertisement

"Saya akan cek lagi berapa sebenarnya yang berpotensi akan menjadi tersangka itu nanti kami akan kolaborasi," kata Razman di Polda Metro Jaya, Jumat (26/11/2021).

Saat ini, lanjut Razman, timnya akan melakukan koordinasi dengan kepolisian terkait rencana pendampingan hukum tersebut. Hal itu untuk memastikan berapa jumlah anggotanya yang diduga kuat melakukan tindak pidana.

"Saya juga ingin tahu berapa orang yang ditetapkan tersangka, apa yang disangkakan, kemudian bagaimana dengan pelaku yang diduga melakukan penganiayaan terhadap, saudara bapak atau AKBP Dermawan Karosekali," ucapnya.

Selain itu, Razman juga akan memastikan terkait dugaan senjata taham yang dibawa oleh beberapa oknum PP yang saat ini ditahan kepolisian.

Diketahui, puluhan ormas PP melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR pada Kamis (25/11/2021) siang. Mereka melakukan unjuk rasa sebagai bentuk protes pernyataan Wakil Ketua Komisi II DPR Junimart Girsang terkait pembubaran ormas Pemuda Pancasila.

Demo itu berakhir ricuh. Polda Metro Jaya berhasil mengamankan 21 orang anggota PP yang mengikuti aksi unjuk rasa tersebut.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
IKN Sah Jadi Undang-Undang

#2
Gandeng Ghozali, Tokocrypto Siap Tumbuhkan Konten Kreator Lokal

#3
Ini Tanggapan Ahli Psikologi Forensik atas Vonis Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie

#4
Fraksi PKS Tolak RUU IKN, Ini Alasannya

#5
KPK Ingatkan para Saksi Kasus Korupsi Bekasi untuk Kooperatif

#6
Studi: Dosis Keempat Vaksin Pfizer Gagal Tangkal Omicron

#7
Emirsyah Satar Dinilai Diperlakukan Tak Adil Soal Dugaan Korupsi Garuda

#8
Masyarakat Tidak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

#9
Wagub DKI: Sudah Ada 243 Kasus Omicron Transmisi Lokal di Jakarta

#10
Survei LSI: Golkar dan Airlangga Berperan Penting Pulihkan Ekonomi

TERKINI


DIGITAL | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

NASIONAL | 18 Januari 2022

BOLA | 18 Januari 2022

EKONOMI | 18 Januari 2022

DUNIA | 18 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 18 Januari 2022

POLITIK | 18 Januari 2022