Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Korban Penganiayaan di Tangerang Malah Jadi Terpidana

Sabtu, 27 November 2021 | 15:49 WIB
Oleh : Chairul Fikri / BW
ilustrasi penganiayaan (google)

Tangerang, Beritasatu.com - Seorang warga Tangerang berinisial WW kini tengah viral di media sosial. Hal itu lantaran dia harus duduk di bangku pesakitan. Ia harus menjalani sidang di Pengadilan Negeri Tangerang Selatan. Padahal, WW mengeklaim menjadi korban pengeroyokan dan penganiayaan oleh dua orang. Hal itu diungkapkan Alfian Umaternate selaku kuasa hukum WW dalam keterangannya pada media, Sabtu (27/11/2021).

"Ini yang kita heran. klien kami yang diserang dan dianiaya kok malah yang dipidana dan menjadi tahanan," ungkap Arifin.

Advertisement

Diterangkan Arifin, kejadian yang menyeret kliennya sebagai terpidana itu bermula pada 20 Oktober 2020 silam, di sekitar Boulevard Gading Serpong, Kecamatan Kelapa Dua, Tangerang. WW tiba-tiba dihentikan oleh pasangan suami istri AO dan L. Saat itu, tanpa sepatah kata pun keduanya melakukan penyerangan terhadap WW.

"L dan AO menunjukkan sikap yang kasar yakni marah dan menyerang WW dan melakukan kekerasan dengan cara melempar WW dengan gembok hingga mengenai badan WW serta mencakar tangannya yang menyebabkan luka di tangan kiri, leher, dada dan pipi kiri, memar di sekujur tubuh bahkan sampai ada gangguan pendengaran," lanjutnya.

"Motif penyerangan itu sebenarnya karena WW sendiri dituduh berselingkuh dengan L oleh suaminya AO. Padahal WW menyatakan tidak pernah melakukan hal itu, bahkan menurut WW ia sudah lebih dari 4 tahun tidak bertemu dengan L," terangnya lagi.

Seusai dianiaya, WW langsung melaporkan L dan AO ke Polsek Kelapa Dua Kabupaten Tangerang dengan dugaan tindakan pidana penganiayaan.

"Tetapi tanggal 3 Desember 2020 L dan AO balik melaporkan WW ke Polresta Tangerang Selatan atas tindakan pengeroyokan dan penganiayaan. Dan entah kenapa laporan yang dilanjutkan itu laporannya L dan AO sementara laporan WW mandek begitu saja. Dan klien saya yang malah dipidana. Bahkan sempat ditahan di Polresta Tangsel,” katanya.

Setelah proses hukum bergulir, akhirnya WW mengajukan penangguhan penahanan menjadi tahanan kota dengan proses hukumnya masih berjalan di PN Tangsel.

"Tak hanya itu, L dan AO juga melaporkan anak WW dan menjadikan anaknya itu juga sebagai tersangka dan dibawa ke persidangan atas tuduhan pasal 351 KUHP dengan ancaman pidana maksimal 2 tahun 8 bulan, atau pasal 170 KUHP dengan ancaman maksimal 5 tahun 6 bulan. Ini kok malah terbalik. Makanya kami dari kuasa hukum berharap majelis hakim kembali meninjau ulang kasusnya karena klien saya yang malah dirugikan dan kami berharap kedua pasangan itu membayar kerugian sebesar Rp 20 miliar atas kejadian dan kasus ini," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Ini Nama Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK

#2
Berdayakan Masyarakat, SiCepat Raih Apresiasi dari Baznas

#3
OTT KPK di Surabaya Terkait Suap Penanganan Perkara

#4
Soal Bahasa Sunda, PDIP Akhirnya Beri Sanksi kepada Arteria Dahlan

#5
OTT Hakim PN Surabaya, KPK Juga Sita Sejumlah Uang

#6
Parkir di Malioboro Rp 350.000, Wakil Wali Kota: Pelaku Diproses Hukum

#7
Hakim PN Surabaya yang Ditangkap KPK Pernah Vonis Bebas Koruptor APBD

#8
Omicron Meningkat, Agenda G-20 Financial Track Dipindah ke Jakarta

#9
Bupati Langkat Sempat Kabur Saat OTT KPK

#10
DPN Peradi Resmi Miliki Gedung Baru

TERKINI


DUNIA | 20 Januari 2022

EKONOMI | 20 Januari 2022

DIGITAL | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022

DUNIA | 20 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 20 Januari 2022

KESEHATAN | 20 Januari 2022