Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Staf Pejabat di DKI Diduga Terlibat Penembakan di Tol

Rabu, 1 Desember 2021 | 13:21 WIB
Oleh : Yustinus Paat / BW
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Balai Kota DKI Jakarta, Senin, 15 November 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyatakan siap menelusuri staf pejabat di Jakarta yang diduga terlibat dalam kasus penembakan di pintu keluar Tol Bintaro Jakarta, pada Jumat (26/11/2021) malam.

"Informasi itu baru saya terima, nanti saya cek kembali," kata Riza Patria di Balai Kota Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Advertisement

Riza Patria menuturkan, pihaknya belum bisa memastikan apakah staf tersebut adalah staf dari pejabat ekskutif atau legislatif.

"Saya sendiri belum mengecek ke DPRD siapa orangnya. Bagaimana nanti, tetapi kami akan cek," ucap Riza.

Pemprov DKI Jakarta menyerahkan kasus penembakan tersebut ke Polda Metro Jaya.

"Sekarang prosesnya sudah ditangani Polda Metro Jaya. Kami mempercayakan kepada Polda Metro, apa langkah yang akan diambil. Saya kira prosesnya sudah sesuai aturan," katanya.

Namun, Riza juga mengingatkan warga Jakarta untuk tidak saling mengancam, mengganggu, atau bahkan membuntuti, karena mengganggu keamanan masyarakat.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya mengungkapkan, anggota Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya diduga sebagai pelaku penembakan terhadap dua orang di pintu keluar Tol Bintaro Lingkar Luar Jakarta, pada Jumat (26/11/2021) malam.

"Penembakan dilakukan oleh anggota atas nama Ipda OS," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Endra Zulpan, di Jakarta.

Ipda OS tercatat sebagai anggota Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya.

Zulpan mengungkapkan, saat ini pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut dan Bidang Propam Polda Metro Jaya, serta Divisi Propam Mabes Polri masih memeriksa intensif Ipda OS.

Laporan
Penyidik kepolisian mengungkapkan peristiwa penembakan berawal dari laporan masyarakat yang merasa dibuntuti oleh beberapa kendaraan.

Laporan tersebut diduga dilakukan oleh staf salah satu pejabat di DKI Jakarta.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi saat ini, peristiwa itu dilatarbelakangi adanya laporan masyarakat yang merasa dirinya terancam," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat.

Tubagus menjelaskan, pelapor berinisial O tersebut merasa terancam karena dibuntuti oleh beberapa mobil sejak meninggalkan salah satu hotel di kawasan Sentul, Jawa Barat.

Pelapor tersebut kemudian menghubungi pihak kepolisian dan laporannya diterima oleh Ipda OS yang mengarahkan pelapor ke Kantor Induk PJR Jaya IV yang merupakan tempat Ipda OS berdinas.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: ANTARA


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 21 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Update Covid-19: Waspada, Kasus Harian Kembali Tembus 2.000

#2
87 Jemaah Umrah Positif Covid-19, 10 Probable Omicron

#3
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Polisi Tetapkan Sopir Truk Tersangka

#4
Seluruh Pulau Berguncang, Letusan Gunung Tonga seperti Bom Atom

#5
Warga Bekasi Minta Pemkot Perbaiki Drainase di Jalan Kemakmuran

#6
Cuaca Ekstrem Berpotensi Landa 21 Wilayah

#7
Kecelakaan Maut di Balikpapan, Banyak Pihak yang Dinilai Bertanggung Jawab

#8
Piala Asia Wanita: Indonesia Dibantai Australia 0-18

#9
Menkes: Waspada Penularan Omicron

#10
Polri: Peralihan Pelat Nomor Kendaraan Hitam ke Putih Tahun 2022

TERKINI


EKONOMI | 22 Januari 2022

HIBURAN | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 22 Januari 2022

EKONOMI | 22 Januari 2022

GAYA HIDUP | 22 Januari 2022

DUNIA | 22 Januari 2022

NASIONAL | 22 Januari 2022