Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Pengerjaan Sumur Resapan Tak Boleh Timbulkan Masalah Baru

Kamis, 2 Desember 2021 | 13:23 WIB
Oleh : Yustinus Paat / DAS
Ahmad Riza Patria

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta pengerjaan sumur resapan tidak menimbulkan masalah baru. Riza meminta dinas terkait untuk memastikan pengerjaan sumur resapan sesuai dengan ketentuan yang ada.

"Tentu harapan kami pengerjaannya harus sesuai dengan spek, harus baik, harus kuat, tidak boleh menimbulkan masalah baru," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (1/12/2021).

Advertisement

Riza mengaku sumur resapan banyak dibangun di trotoar, di pinggir jalan, di taman dan tempat-tempat lain. Karena itu, Riza mengingatkan pekerja proyek agar benar-benar memperhatikan situasi dan kondisi di tempat pembuatan sumur resapan sehingga tidak merusak dan mengganggu pengguna jalan.

"Tentu kehadiran sumur harus lebih baik, tidak boleh menimbulkan lubang umpamanya, mengganggu dan lain-lain," tandas dia.

Riza menegaskan bahwa sumur resapan merupakan salah satu program Pemprov DKI Jakarta dalam rangka pengendalian banjir. Menurut dia, selama ini sumur resapan sudah efektif dalam mempercepat surutnya genangan air.

"Pada dasarnya Pemprov DKI Jakarta salah satu program pencegahan, penanganan, pengendalian banjir adalah membuat sumur resapan yang diharapkan bisa mengurangi dan bahkan menghilangkan genangan air yang ada," pungkas Riza.

Sebelumnya, Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menilai pembuatan sumur resapan atau drainase vertikal tidak efektif dan bahkan sangat merugikan masyarakat Jakarta. Pasalnya, pembuatan sumur resapan tersebut telah membuat jalan menjadi rusak dan mengganggu pengguna jalan.

“Pembuatan sumur resapan jelas sangat merugikan banyak pengguna jalan karena jalanan menjadi bergelombang, berbeda tinggi, bahkan beberapa waktu lalu kita semua mendengar kalau ada sumur resapan yang baru dibangun tapi langsung jebol,” ujar Prasetio di akun twitter @PrasetioEdi_ sebagaimana dikutip Beritasatu.com, Rabu (1/12/2021).

Prasetio juga sudah mengecek pembuatan sumur resapan di beberapa titik di Kawasan Aditiawarman, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan pada Senin (29/11/2021). Berdasarkan pengecekan tersebut, kata dia, pengerjakan sumur resapan ternyata telah mengambil sebagian badan jalan.

“Saya melihat langsung pengerjaan sumur resapan yang dinilai efektif oleh Pemprov DKI sebagai salah satu satu upaya penanggulangan banjir di Ibu Kota yang merusak, mengambil sebagian ruang badan pada jalan dan menghambat pengguna lalu lintas,” ungkap dia.

Karena dinilai tidak efektif, kata Prasetio, DPRD DKI akhirnya memangkas anggaran pembuatan sumur resapan yang diusulkan Pemprov DKI untuk tahun 2022. Awalnya, kata dia, diusulkan Rp 322 miliar dan akhirnya berkurang menjadi Rp 120 miliar.

“Pesan saya, sering-seringlah turun ke lapangan untuk melihat langsung tingkat efektivitas pengendalian banjir di Ibu Kota. Ingat, permasalahan banyak bukan di atas meja, tapi di lapangan,” kata Prasetio.

Keberadaan sumur resapan juga menjadi sorotan di jagat media sosial. Warganet rata-rata membicarakan efektivitas sumur resapan ini. Selain persoalan yang disampaikan Prasetio Edi, masyarakat juga sempat mempertanyakan soal sumur resapan yang dibangun di trotoar dan dinilai tidak masuk akal serta anggaran pembuatan satu sumur resapan bernilai puluhan juta rupiah.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

MEGAPOLITAN | 16 Januari 2022

BERITA TERPOPULER


#1
Hindari Ancaman Tsunami, Raja Tonga Dievakuasi

#2
Akibat Letusan Gunung di Tonga, Pantai Jepang Dihantam Tsunami

#3
Kabar Baik! Jokowi Setujui Perpanjangan PPnBM Mobil

#4
Pelabuhan Kedindi Reo Dinilai Layak Jadi Pelabuhan Export Terbesar Kedua di NTT

#5
Setelah Omicron, Ilmuwan Prediksi Akan Ada Varian yang Lebih Mengkhawatirkan

#6
Mengenal NFT dan Cara Menjualnya di Opensea

#7
Kapolda Buka Balap Jalanan di Ancol

#8
Lansia Dapat Disuntik Vaksin Booster Tanpa Tiket Undangan dari PeduliLindungi

#9
KPU Usulkan Pemilu 21 Februari 2024

#10
Kepala Jordan Terkena Lemparan Suporter, Real Betis vs Sevilla Dihentikan

TERKINI


KESEHATAN | 17 Januari 2022

BOLA | 17 Januari 2022

NASIONAL | 17 Januari 2022

EKONOMI | 17 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

OLAHRAGA | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022

NASIONAL | 16 Januari 2022