Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Usai Datangi Ancol, DPRD Percaya Pinjaman Rp 1,2 T Bukan untuk Formula E

Kamis, 30 Desember 2021 | 21:52 WIB
Oleh : Yustinus Paat / FFS
Sekretaris Komisi B DPRD DKI Jakarta Pandapotan Sinaga (kanan) beserta para anggota komisi B DPRD DKI Jakarta didampingi oleh Managing Director Formula E Jakarta Gunung Kartiko (tengah) melakukan sidak ke lokasi Sirkuit Formula E di Area Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta, Rabu, 29 Desember 2021. Lokasi sirkuit Formula E berada di tanah kosong dan terdapat patok untuk menandakan jalur sirkuit yang akan dibangun untuk ajang Jakarta E-Prix 2022.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Hasan Basri Umar mempercayai dana pinjaman PT Pembangunan Jaya Ancol (PJA) dari Bank DKI sebesar Rp 1,2 triliun tidak dimanfaatkan untuk pembuatan sirkuit Formula E. Pembangunan sirkuit, kata Hasan, berasal dari sponsor.

Hal ini disampaikan Hasan usai turut serta bersama sejumlah anggota Komisi B DPRD lainnya meninjau langsung kawasan Taman Impian Jaya Ancol, pada Rabu (29/12/2021). Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan peruntukan pembiayaan hasil pinjaman Bank DKI ke PT Pembangunan Jaya Ancol sebesar Rp1,2 triliun.

“Ternyata benar ini (pembangunan sirkuit Formula E) dibiayai oleh sponsor sebesar Rp106 miliar,” kata Hasan di Jakarta, Kamis (30/12/2021).

Berdasarkan keterangan pihak Ancol dan Bank DKI dalam rapat kerja di Komisi B sebelumnya, pinjaman tersebut merupakan kerja sama bisnis antar BUMD dengan tujuan menyelamatkan Ancol yang terus mengalami kerugian. Dana pinjaman Rp 1,2 triliun tersebut dinilai tidak ada kaitannya sama sekali dengan Formula E.

"Terbukti bahwa pinjaman itu tidak untuk Formula E sesuai dengan proposal Ancol ke Bank DKI," tandas Hasan.

Pinjaman dari Bank DKI untuk PJA sebesar Rp1,2 triliun terbagi untuk tiga program, yakni sebesar Rp 389 miliar untuk kredit modal kerja (KMK) dengan jangka waktu dua tahun, kemudian sebesar Rp 516 miliar untuk kredit investasi pembiayaan kembali obligasi tahap II yang akan jatuh tempo Februari tahun 2022.

Sementara sisanya Rp 334 miliar rencananya akan digunakan untuk pembiayaan regular project, new project development dan maintenance capex PT PJA. Pinjaman ketiga tersebut belum ditandatangani.

Direktur Pengembangan Bisnis Jakarta Propertindo Gunung Kartiko juga menegaskan dana pinjaman Ancol sebesar Rp 1,2 triliun tidak akan dimanfaatkan untuk pembangunan sirkuit. Bahkan, kata Gunung, penyelenggaraan Formula E juga tidak lagi menggunakan dana APBD.

Pembangunan sirkuit yang targetnya akan rampung bulan April tahun 2022, murni menggunakan dana dari sponsor.

“Pembangunan semuanya hanya dari Jakpro dan sponsor saja. Pembangunan juga akan dimulai Januari setelah tender selesai dan selesai pada bulan April,” kata Gunung.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI