Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Polresta Bogor Kota Tangani Kasus Perkelahian di THM Zentrum

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:39 WIB
Oleh : Vento Saudale / LES
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto.

Bogor, Beritasatu.com - Polresta Bogor Kota menyelidiki perkelahian antara pengunjung tempat hiburan malam (THM) Zentrum. Tiga orang dilaporkan mengalami luka dalam kejadian tersebut.

Peristiwa perkelahian antar pengunjung di Zentrum itu juga yang memicu Wali Kota Bogor Bima Arya menyegel dan menghentikan operasional Zentrum sementara waktu.

Perkelahian itu juga berujung pelaporan polisi, tiga orang berinisial DPA, DP, dan JDK membuat laporan polisi setelah luka mendapat pemukulan dari orang tidak dikenal.

Kasatreskrim Polresta Bogor Kota Kompol Dhoni Erwanto membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya mengaku saat ini jajarannya masih melakukan penyelidikan terkait kasus pengeroyokan itu.

"Untuk penanganannya kami masih mendalami dan melakukan pemeriksaan kepada saksi-saksi. Baik saksi yang dibawa oleh pelapor maupun saksi yang ada di lokasi kejadian," paparnya, Selasa (18/1/2022).

Menurut keterangan yang didapat, motif dari kejadian tersebut akibat adanya perselisihan antara pelapor dan terlapor sehingga memancing keributan antarpengunjung.

"Sementara baru itu yang bisa kami sampaikan karena laporan masuk kepada kami pada hari Minggu kemarin," tutupnya.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula saat DPA DP, dan JDK sedang mengunjungi Zentrum di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, pada Jumat (14/1/2022) dini hari.

Namun, setelah sampai lokasi ternyata penuh. Saat hendak pulang kembali, MR melihat temannya sedang beradu argumen dan dirinya mencoba melerai agar tidak ada perkelahian.

"Saat hendak pulang lewat lorong di Zentrum. Teman saya sedang adu argumen dengan orang tak dikenal, saya coba melerai agar tidak ada perkelahian. Namun tiba-tiba datang satu orang tak dikenal menarik saya dan tiba-tiba mukul saya di bagian dada. Saya coba membela diri namun saya malah diserang dan disitu saya dikeroyok," kata MR.

MR mengaku total pelaku orang tak dikenal yang mengeroyok dirinya ada tiga orang. Namun, setelah dipisahkan oleh satpam dan perkelahian selesai datang seorang lagi keluar dari Zentrum dan tiba-tiba langsung memukul dirinya.

"Datang lagi satu orang tak dikenal keluar dari Zentrum tiba-tiba ngehajar saya dan membenturkan kepala saya ke tembok sebanyak lima kali," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, DPA, DP dan JDK yang mencoba melerai ikut serta mengalami tindak kekerasan dari para pelaku.

Akibat kekerasan yang diterimanya, MR mengalami luka pada bagian kepala belakang. Sedangkan, DPA mengalami luka memar di dada dan punggung serta lecet di tangan.

Korban DP luka sobek di bagian dalam hidung sebelah kanan dan pipi di kanan bengkak dan JDK luka lebam muka kanan, tangan dan kaki sedikit bengkak. Kemudian, mereka pun membuat laporan kepada pihak Polresta Bogor Kota.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI