Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Kasus Covid-19 Kota Bogor Naik, Bima Arya: Ini Pasti Omicron

Minggu, 23 Januari 2022 | 18:58 WIB
Oleh : Vento Saudale / WM
Wali Kota Bogor Bima Arya dan Kapolresta Kombes Susatyo Purnomo Condro meninjau vaksinasi anak dosis kedua di SDN Kawung Luwuk, Kota Bogor, Rabu, 12 Januari 2022.

Bogor, Beritasatu.com - Dalam beberapa hari terakhir, kasus Covid-19 naik signifikan di Kota Bogor. Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut Covid-19 varian Omicron sudah masuk ke wilayahnya.

“Sudah pasti Omicron, gak usah di tes lagi pasti Omicron, karena berbulan-bulan landai tiba-tiba lonjakan, ini pasti Omicron,” ungkap Bima Arya, Minggu (23/1/2022).

Meski demikian, Bima Arya menyampaikan, saat ini pun sudah tidak penting lagi untuk mencari kasus pertama Covid-19 varian Omicron di Kota Bogor.

Karena, yang lebih penting saat ini adalah menyiagakan sistem kesehatan baik seperti vaksin, tracing, testing hingga treatment-nya.

“Ya gak mungkin ditelusuri satu-satu, karena (kasus) akan melonjak terus, dan berbeda dengan PCR, ini gak bisa tes di laboratorium (terus) pasti mahal dan laboratorium medisnya terbatas,” ucapnya.

Karenanya, Kementerian Kesehatan telah mengupayakan untuk menyiapkan satu sistem pengecekan yang lebih memungkinan kaitan tesnya.

Meski begitu, diyakini Bima Arya, peningkatan kasus jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor yang terjadi sudah diprediksi pihaknya. Bahkan, ia sudah mengingatkan jajarannya sejak satu pekan terakhir.

Sehingga, saat ini yang akan dilakukan jajarannya adalah bersiaga menghadapi situasi lonjakan yang lebih tinggi dari varian Delta di Kota Bogor.

Berdasarkan laporan, Sabtu (22/1/2022), jumlah terpapar Covid-19 di Kota Bogor tembus mencapai 36 kasus baru. Kata Bima, jumlah itu naik signifikan dibanding pekan sebelumnya dengan rata-rata 5 kasus baru.

“Kita sudah lakukan semuanya antisipatif. Tempat tidur di rumah sakit sudah siap dikonversi, pusat isolasi sudah siap diaktivasi, rumah sakit perluasan sudah siap, ketersediaan oksigen juga dari jalur distribusinya kita pastikan siap,” imbuhnya.

“Proses vaksinasi kita dorong terutama booster dan difokuskan juga vaksinasi bagi lansia dan anak-anak,” lanjut Bima Arya.

Untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 di rumah sakit, pihaknya akan menyiapkan tempat isolasi mandiri di rumah-rumah warga.

“Tinggal pemantauan kondisi medis dari pasien isolasi mandiri ini yang harus kita siapkan sistemnya, seperti telemedicine kemudian koordinasi Puskesmas dengan rumah-rumah ini yang sangat penting,” tukasnya.

Diketahui, dalam tiga hari belakangan ini jumlah kasus terpapar Covid-19 di Kota Bogor mengalami peningkatan. Mulai dari Kamis (20/1/2022) ada penambahan 10 kasus baru.

Kemudian, Jumat (21/1/2022) ada penambahan 16 kasus baru. Serta, Sabtu (22/1/2022) ada penambahan 36 kasus baru dan satu pasien meninggal dunia.

Adapun, total keseluruhan kasus Covid-19 yang terjadi di Kota Bogor hingga Sabtu (22/1/2022) berjumlah 37.779 kasus. Dengan rincian, masih sakit sebanyak 82 kasus, meninggal dunia sebanyak 53 kasus dan pasien sembuh sebanyak 37.167 kasus.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI