Copyright © 2022 BeritaSatu
Allright Reserved

Polisi Tangkap 2 Pelaku Pemerkosaan di Angkutan Umum Tangerang

Rabu, 26 Januari 2022 | 19:09 WIB
Oleh : Chairul Fikri / CAR
Satreskrim Polresta Tangerang Kabupaten berhasil mengamankan dua orang pelaku penganiayaan, pemerkosaan dan percobaan pembunuhan.

Tangerang, Beritasatu.com - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polresta Tangerang Kabupaten berhasil mengamankan dua orang pelaku pemerkosaan, penganiayaan, dan percobaan pembunuhan di Kabupaten Tangerang. IS dan GG yang berprofesi sopir dan kernet angkutan umum jurusan Serang-Balaraja memperkosa SP. Hal itu disampaikan Kapolresta Tangerang Kabupaten Kombes Zain Dwi Nugroho, Rabu (26/1/2022).

“Jadi, berdasarkan laporan dari korban dan warga yang menemukan korban yang mengaku menjadi korban penganiayaan, pemerkosaan dan percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh sopir dan kernet angkutan umum yang dinaikinya, kami akhirnya melakukan penyelidikan dan penyidikan dan berhasil mengamankan dua pelakunya berinisiall IS dan GG,” kata Zain.

Berdasarkan kronologi yang disampaikan korban dalam laporan ke Polsek Tirtayasa Serang, SP pada Kamis (20/1/2022) tengah malam berniat pulang ke rumah dari Balaraja dari tempat kontrakannya dengan menggunakan angkutan umum. Di jalan, SP tiba-tiba dianiaya dan dipukul dengan benda tumpul oleh pelaku GG. Akibatnya, korban tak sadarkan diri.

“Usai itu, korban diperkosa berulang kali oleh pelaku GG dan juga IS dalam angkot tersebut. Untuk menghilangkan jejak, korban dicekik dan dipukul kembali dengan ban serep dan bangku kernet lalu setelah dipikir meninggal, korban dilempar dari atas jembatan ke sungai Ciujung dan ditinggal pelaku,” ujar Zain.

“Ternyata korban sadar ketika tercebur ke dalam air dan berusaha menyelamatkan diri ke pinggir kali dan ditolong oleh sejumlah warga lalu dibawa ke rumah sakit dan sempat melaporkan kasusnya ke polsek. Kemudian, dikoordinasikan dengan Polresta Tangerang Kabupaten,” ucapnya.

Berselang dua hari kemudian, polisi berhasil mengamankan dua pelakunya. Keduanya mencoba melarikan diri, polisi pun menghadiahi timah panas, termasuk mengamankan barang bukti.

“Dari hasil pemeriksaan, motifnya diketahui ingin mengincar harta korban dan ingin memperkosa korban. Atas perbuatannya kita sangkakan dengan pelanggaran pasal berlapis atas kekerasan, pemerkosaan dan percobaan pembunuhan baik direncanakan atau tidak direncanakan yaitu Pasal 365, 285, Pasal 340 dan Pasal 338 juncto KUHP dengan ancaman hukuman mati,” kata Zain.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA TERKAIT



BERITA LAINNYA












BERITA TERPOPULER


#1

#2

#3

#4

#5

#6

#7

#8

#9

#10

TERKINI