Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Camat Bantah Ada Guru Pesantren di Mukomuko Tolak Tes Usap

Minggu, 24 Januari 2021 | 11:31 WIB
Oleh : Usmin / FMB
Ilustrasi tes usap.

Bengkulu, Beritasatu.com - Camat Air Majunto, Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, Sardi mengatakan, pihaknya bersama Kapolsek setempat, Senin (25/1/2021) akan mendatangi Pondok Pesantren Al Iman SP V Desa Tirto Makmur untuk memastikan ada oknum guru yang tidak bersedia dilakukan tes usap Covid-19 oleh petugas kesehatan setempat.

"Kalau saya dapat informasi dari Kepala Desa Tirto Makmur guru beraangkutan bukan tidak bersedia dilakukan tes usap, tapi pada pelaksanaan tes usap di Pondok Pesantren tersebut, guru bersangkutan pulang ke desanya karena lagi libur sekolah. Jadi, tidak benar ada guru yang tidak bersedia dilakukan tes usap," kata Camat Air Mujunto, Sardi yang dihubungi Beritasatu.com dari Bengkulu, Minggu (24/1/2021).

Ia mengatakan, pada saat petugas Dinkes Mukomuko melakukan tes usap tahap I dan II di Pondok Pesantren Al Iman tersebut, guru yang dikatakan tidak bersedia dilakukan tes usap lagi pulang ke kampung halamnya karena sekolah lagi libur.

"Jadi, tidak benar ada guru di Ponpens Al Iman tidak bersedia dilakukan tes usap Covid-19. Yang benar itu, pada saat dilakukan tes usap tahap I dan II yang bersangkutan sedang pulang kampung. Informasi ini perlu diluruskan agar tidak salah paham terhadap guru tersebut," ujarnya.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, kata Camat Sardi dirinya bersama Kapolsek Air Manjunto hari Senin ini akan mendatangi Ponpes tersebut, termasuk mencari guru yang informasinya tidak bersedia dites usap Covid-19.

Jika benar guru tersebut, tidak bersedia dites usap, maka pihaknya bersama Kapolsek dan Satgas Penanganan Covid-19 Mukomuko, akan melakukan pendekatan dan pengertian kepada guru bersangkutan sehingga dia bersedia dilakukan tes usap guna memastikan tidak terjangkit virus corona.

Camat Sardi menambahkan, tes usap tahap I dan II di Ponpes Al Iman ditemukan ada 27 santri yang terpapar Covid-19. Bagi santri terpapar Covid-19 masih berada di pondok tidak boleh pulang ke rumah dan tetap menjalani isolasi mandiri di pondok tersebut.

Sedangkan santri yang sudah pulang ke rumah dan hasil swab positif terpapar virus corona diminta untuk menjalani isolasi mandiri selama 14 hari atau sampai dinyatakan sembuh dari Covid-19. Hal ini dilakukan agar mereka tidak menularkan virus tersebut kepada santri lain.

Sampai saat ini, kata Camat Air Manjunto, kegiatan belajar mengajar di Ponpes Al Iman tetap berjalan seperti biasa dan belum ada rencana untuk ditutup. Soalnya, santri MTs dan MAN di Ponpes Al Iman masih belajar tatap muka.

Hal senada diungkapkan juru bicara Satgas Penanganan Covid-19 Mukomuko, Bustam Bustomo mengatakan, jika benar ada guru di Ponpes Al Iman yang santrinya terpapar Covid-19 tidak bersedia dilakukan tes usap, akan dilakukan pendekatan baik-baik dengan cara mendatangi ke rumahnya dan diberikan penjelasan.

"Kalau memang benar ada guru di Ponpes Al Iman tidak bersedia dilakukan tes usap Covid-19 akan kita dekati secara kekeluargaan dan diberikan pengertian, sehingga yang bersangkutan bersedia dilakukan tes usap," ujarnya.

Seperti diketahui dua hari lalu ada penambahan kasus positif baru Covid-19 di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, sebanyak 34 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 27 orang berasal dari Ponpes Al Iman, Air Majunto.

Saat ini, para santri yang terpapar Covid-19 selain menjalani isolasi mandiri di pondok juga menjalani perawatan di rumah masing-masing. Mereka sebelum dinyatakan sembuh dari Covid-19 dilarang kembali ke pondok.

Hal ini dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19 secara luas di klaster Ponpes Al Iman tersebut. Dinkes Mukomuko akan melacak setiap orang yang sempat kontak dengan santri terpapar Covid-19, termasuk para guru di pondok tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

NASIONAL | 24 Januari 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Tiongkok Akui Efektivitas Vaksin Sinovac Tergolong Rendah

#2
Hantam Leicester, West Ham Perbesar Peluang ke Liga Champions

#3
Menit Ke-79, Cavani Bawa MU Balik Memimpin

#4
Manfaat Susu untuk Tingkatkan Imunitas Selama Bulan Puasa

#5
Sejumlah Pekerja Informal di Tangerang Curi Start Mudik

#6
Resmi, Tol Japek II Berubah Nama Jadi Jalan Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed

#7
Pabrik dan Bank Ditutup, Ekonomi Myanmar Runtuh

#8
Akhir 2021, Output Vaksin Covid-19 Tiongkok Capai 3 Miliar Dosis

#9
Sempat Tertinggal, MU Bangkit dan Taklukkan Tottenham

#10
Kadin Dukung Lombok Jadi Pusat Budi Daya Lobster

TERKINI


KESEHATAN | 12 April 2021

MEGAPOLITAN | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

MEGAPOLITAN | 12 April 2021

EKONOMI | 12 April 2021

KESEHATAN | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

MEGAPOLITAN | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021