Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

GP Ansor dan Aice Group Usulkan Gerakan Pentahelix di Tiap Provinsi

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:13 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER
Aktivitas Banser dan Ansor membantu korban gempa di Sulawesi Barat.(Sulbar).

Jakarta, Beritasatu.com - Menyikapi banyaknya bencana di Indonesia saat ini, Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) dan Aice Group mengingatkan pemerintah dan semua unsur masyarakat untuk bersiap menghadapi banyaknya bencana.

"Persiapan terbaik dalam menghadapi bencana adalah dengan membangun kolaborasi pentahelix di tiap wilayah Indonesia. Terutama di wilayah dengan kerawanan bencana tinggi,” kata Ketua Pengurus Pusat sekaligus Kepala Gugus Tugas Penanganan Covid-19 GP Ansor, Faisal Saimima, dalam keterangannya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (3/3/2021).

Faisal mengatakan, gotong royong adalah resep yang sesuai dengan gen anak bangsa dalam menghadapi cobaan bencana. Terlebih, pandemi dan bencana alam yang sedang terjadi di bangsa Indonesia memberikan banyak hikmah.

"Gotong royong yang tergambar dalam gerakan pentahelix perlu diperbanyak. Kalau bisa, di berbagai provinsi yang rawan bencana ganda, publik perlu membangun koalisi pentahelix-nya di tingkatan lokal,” imbuhnya.

Menurut Faisal, aktivitas Banser dan Ansor di Sulawesi Barat (Sulbar), Kalimantan Selatan (Kalsel) dan banyak titik bencana lainnya, menghimpun dukungan semua pihak.

"Gerakan pentahelix yang kami jalankan bersama Aice Group sudah membuktikan bahwa kombinasi dukungan swasta, pemerintah, dan banyak helix lain telah membantu gerakan Banser dalam membantu pengungsi di bencana yang terjadi,” jelas Faisal.

Faisal mengatakan, kolaborasi pentahelix terdiri dari peranan pemerintah pusat dan daerah yang berbasis komunitas dengan menitikberatkan kepada peran dari tokoh di masyarakat, akademisi, dan dukungan swasta yang dikombinasikan dengan komunikasi publik lewat media massa.

"Kolaborasi partisipatif ini yang dijadikan strategi GP Ansor dan Aice Group dalam mengefektifkan upaya pencegahan dan penanganan bencana alam dan pandemi yang terjadi sejak awal tahun lalu,” tandas Faisal.

Sementara, Brand Manager Aice Group, Sylvana menjelaskan, bencana ganda yang banyak terjadi saat pandemi ini perlu menjadi perhatian berbagai elemen penting bangsa. Menurutnya, cobaan pandemi covid-19 yang masih terjadi saat ini menjadi titik kritis dalam penanganan bencana alam yang terjadi.

“Misi kemanusiaan Aice dan GP Ansor bersama elemen pemerintahan, masyarakat dan media massa kami nilai efektif dalam membantu bencana di Kalsel dan Sulbar. Kami menyentuh banyak kalangan masyarakat di pengungsian yang rentan penularan saat bencana. Kolaborasi ini bukan hanya mendistribusikan bahan pokok dan tenda, namun juga masker medis berkualitas untuk menghindari penularan corona,” jelasnya.

Sylvana menambahkan, salah satu pelajaran dari misi kemanusiaan masker yang dilakukan di bencana letusan vulkanik Gunung Merapi dan Semeru beberapa waktu lalu, semua pihak perlu mewaspadai potensi munculnya klaster pandemi baru yang muncul di pengungsian bencana alam.

“Di masa pandemi ini masker memiliki peran yang tak kalah penting dibandingkan bahan pangan dan lainnya bagi masyarakat yang terdampak oleh bencana alam. Apalagi saat ini kapasitas perawatan pasien covid-19 baik di rumah sakit maupun instalasi karantina sudah menipis. Tentunya, keselamatan pengungsi dari bencana alam sekaligus infeksi virus berbahaya ini harus sama-sama dijaga,” tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Partai Emas Dukung Larangan Mudik yang Diterapkan Pemerintah

#2
Meski Berat, IHSG Masih Berpeluang Menguat ke Level 6.000

#3
Larang Mudik, Kemko PMK: Setiap Libur Panjang Kasus Covid 19 Selalu Naik

#4
Teten Ajak Pelaku Koperasi dan UMKM Susun Model Bisnis Industri Otomotif

#5
Korban Bencana NTT Butuh Obat-obatan dan Layanan Psikososial

#6
Tunggu Detail Aturan, KAI Belum Jual Tiket KA Bulan Mei

#7
M Qodari: Wacana Reshuffle, Abdul Mu’ti Layak Dipertimbangkan

#8
Alibaba Hanya Didenda Ringan, Kekayaan Jack Ma Melonjak Rp 33 Triliun

#9
Vaksin Nusantara Disebut Buatan Asing, BPOM: Masyarakat yang Menilai

#10
Cek Titik Nol Istana Negara di IKN, Suharso dan Fadjroel Sambangi Kaltim

TERKINI


NASIONAL | 13 April 2021

MEGAPOLITAN | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

NASIONAL | 13 April 2021

BOLA | 13 April 2021

POLITIK | 13 April 2021

DIGITAL | 13 April 2021

BOLA | 13 April 2021