Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

KPK Enggan Ungkap Pejabat DJP yang Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Pajak

Rabu, 3 Maret 2021 | 16:58 WIB
Oleh : Fana F Suparman / WM
Ali Fikri.

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih enggan membeberkan secara rinci mengenai perkara dugaan korupsi terkait pajak, termasuk pejabat Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan (DJP Kemkeu) yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus ini.

Diketahui, Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menyatakan telah memecat pejabat DJP yang diduga terlibat tindak pidana mengenai kasus penurunan nilai pajak pada wajib pajak. Namun, Sri Mulyani belum membeberkan nama pejabat pajak tersebut.

Plt Jubir KPK, Ali Fikri mengatakan, berdasarkan kebijakan pimpinan KPK saat ini, pengumuman identitas tersangka akan disampaikan setelah dilakukannya upaya paksa berupa penangkapan atau penahanan.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail kasus dan tersangkanya karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan para tersangka telah dilakukan," kata Ali saat dikonfirmasi, Rabu (3/3/2021).

Untuk itu, Ali meminta masyarakat untuk bersabar dan memberikan ruang bagi tim penyidik mengusut kasus ini. Ali berjanji pihaknya akan menyampaikan setiap perkembangan penanganan kasus dugaan korupsi yang disebut terkait dengan uang puluhan miliaran rupiah tersebut. KPK akan memberikan informasi mengenai konstruksi perkara dan pasal sangkaan pada konferensi pers setelah dilakukannya upaya paksa terhadap tersangka.

"Berikutnya pada waktunya KPK pasti akan memberitahukan kepada masyarakat dan rekan-rekan media tentang konstruksi perkara, alat buktinya apa saja dan akan dijelaskan siapa yang telah ditetapkan sebagai tersangka beserta pasal sangkaannya," kata Ali.

Sebelumnya, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengakui pihaknya sedang mengusut kasus dugaan korupsi terkait pajak. Namun, Alex, sapaan Alexander Marwata masih belum dapat mengungkap lebih jauh mengenai kasus tersebut dan pihak-pihak yang telah ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami sedang penyidikan betul, tapi tersangkanya nanti dalam proses penyidikan itu kan mencari alat bukti untuk menetapkan tersangka, ini yang sedang kami lakukan," kata Alex di Gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/3/2021).

Alex mengungkapkan seperti halnya modus rasuah di sektor perpajakan, kasus yang saat ini ditangani KPK juga mengenai adanya dugaan pemberian uang kepada pihak tertentu agar nilai pembayaran pajak menjadi rendah. Namun, Alex masih belum mau menyebutkan identitas wajib wajak yang diduga melakukan praktik rasuah tersebut.

"Seperti penanganan pajak sebelumnya, pemeriksaan pajak gimana caranya supaya itu rendah, prinsipnya begitu. Selalu ada imbal balik ketika itu menyangkut perpajakan itu ada kepentingan PT dengan pejabat pajak, kalau mau pajaknya rendah ada upahnya kan begitu," ungkapnya.

Alex hanya bisa mengungkap nilai suap dalam kasus ini mencapai puluhan miliar rupiah.

"Nilai suapnya besar juga, puluhan miliar," sebut Alex.

Dalam mengusut kasus ini, Alex mengakui tim penyidik KPK telah menggeledah sejumlah lokasi. Meski tak menyebut lokasi yang digeledah, Alex menekankan dalam pengusutan kasus ini KPK berkoordinasi dengan Kemkeu dan Direktorat Jenderal Pajak Kemkeu.

Dikatakan, KPK bakal menangani kasus korupsinya, sementara Kemkeu akan memeriksa ulang pembayaran pajak yang diduga dipengaruhi oleh praktik ilegal tersebut.

"Supaya ditentukan pajak yang bener berapa, kalau memang benar ada kekurangan pajak dendanya itu kan 200 persen," kata Alex.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

NASIONAL | 3 Maret 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kapolda Sumsel: Terduga Penganiaya Perawat Siloam Sudah Ditangkap

#2
Ini Kronologi Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang oleh Keluarga Pasien

#3
Kekerasan terhadap Perawat, Siloam Hospitals Serahkan ke Kepolisian

#4
Jadi Tersangka, Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Minta Maaf

#5
Penganiaya Perawat RS Siloam Terancam Hukuman Maksimal 2 Tahun 8 Bulan

#6
Korban Gempa Malang Berharap Bantuan Pembangunan Rumah Melalui Program Padat Karya

#7
Siloam Hospitals Minta Kepolisian Tindak Tegas Penganiaya Perawat

#8
Ahli Beri Tips Agar Atlet yang Berpuasa Tetap Fit dan Imun Terjaga

#9
Italia Izinkan 1.000 Penonton ke Stadion Mulai Mei

#10
Pelaku Penganiayaan Perawat RS Siloam Palembang Dilaporkan ke Polisi

TERKINI


OLAHRAGA | 17 April 2021

BERITA GRAFIK | 17 April 2021

BERITA GRAFIK | 17 April 2021

BOLA | 17 April 2021

GAYA HIDUP | 17 April 2021

BERITA GRAFIK | 17 April 2021

DIGITAL | 17 April 2021

BERITA GRAFIK | 17 April 2021

POLITIK | 17 April 2021

NASIONAL | 17 April 2021