Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Ini Alasan Pemerintah Tidak Libatkan KPK dalam Satgas BLBI

Senin, 12 April 2021 | 14:33 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / FMB
Ketua Majelis Hakim Nazar Effriandi (tengah) memimpin sidang permohonan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan oleh buron kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) dan hak tagih (cassie) Bank Bali Djoko Tjandra di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jakarta, Senin, 20 Juli 2020.

Jakarta, Beritasatu.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 6 Tahun 2021 tentang Satgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI). Dalam Keppres tersebut tidak melibatkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan hanya melibatkan lima menteri serta Jaksa Agung dan Kapolri sebagai pengarah Satgas.

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, mengungkapkan, pemerintah sengaja tidak melibatkan KPK dalam Satgas BLBI untuk melakukan penelusuran semua aset negara yang berkaitan dengan BLBI.

"Kalau KPK itu diikutkan itu tidak tepat. Pertama KPK itu lembaga penegak hukum pidana," kata Mahfud MD, di Jakarta, Senin (12/4/2021).

Alasan kedua, dijelaskan Mahfud, KPK adalah lembaga dalam rumpun eksekutif. Namun demikian bukan bagian dari pemerintah seperti halnya Komnas HAM dan lain sebagainya.

"Nanti kalau masuk ke tim kita, dikiranya disetir dan lain lain sebagainya. Biarkan saja dia (KPK) bekerja, kalau ada korupsinya dari kasus ini bisa diikut, diawasi," ungkap Mahfud.

Namun demikian, diakui, pihaknya juga terus melakukan koordinasi dengan KPK. Bahkan, besok Selasa (13/4/2021) dirinya akan ke KPK untuk meminta data tambahan termasuk BLBI. Permintaan tersebut dilakukan untuk menelusuri seluruh aset kasus BLBI

"Saya sudah koordinasi dengan KPK. Saya perlu data-data lengkap dari KPK karena punya data-data lain selain hukum perdata yang bisa ditagihkan ke perdata. Hari Selasa besok saya ke KPK," ucap Mahfud.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Studi Oracle: Jakarta Menuju Smart City

#2
Menakutkan, Delegasi India di KTT G7 Ternyata Positif Covid-19

#3
Sekolah di Masa Pandemi, Nadiem: Pemerintah Tak Mau Lagi Korbankan Kesehatan Mental Anak

#4
Sempat Berupaya Kabur, Pasien Covid-19 Meninggal di RSUD Sintang

#5
Lawan Kekuatan Tiongkok, AS Usulkan Koordinasi G-7

#6
Tundukkan Real Madrid, Chelsea Pastikan Final Sesama Inggris di Liga Champions

#7
Data Jumlah Harian Penerima Vaksinasi Covid-19 5 Mei 2021

#8
Polisi Tilang Pengemudi Mobil Berpelat Nomor “Kekaisaran Sunda Nusantara”

#9
Kabar Gembira! Eucalyptus Mampu Obati Covid-19

#10
Polisi Akan Selidiki Dugaan Investasi Bodong 212 Mart

TERKINI


MEGAPOLITAN | 6 Mei 2021

EKONOMI | 6 Mei 2021

EKONOMI | 6 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

DIGITAL | 6 Mei 2021

EKONOMI | 6 Mei 2021

GAYA HIDUP | 6 Mei 2021

EKONOMI | 6 Mei 2021

KESEHATAN | 6 Mei 2021