Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kemag: Ada Referensi Hilal Awal Ramadan 1442 H Terlihat di Indonesia

Senin, 12 April 2021 | 18:21 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / YUD
Petugas Masjid Al-Musyariin mengamati posisi hilal menggunakan teropong saat Rukyatul Hilal di Jakarta Barat, Selasa, 21 Juli 2020.

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Tim Unifikasi Kalender Hijriyah Kementerian Agama (Kemag), Cecep Nurwendaya mengatakan, ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 Hijriah Senin, 12 April 2021 dapat teramati dari wilayah Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Cecep saat memberikan paparan mengenai posisi hilal awal Ramadan 1442 H dalam rangkaian pelaksanaan sidang isbat yang digelar Kemag di Gedung Kemag, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta, Senin (12/4/2021).

Advertisement

Menurut Cecep, ijtimak terjadi pada Senin, 12 April 2021, sekitar pukul 09.31 WIB. Pada saat terbenam matahari dan di seluruh Indonesia sudah terjadi ijtimak atau konjungsi.

"Hilal awal Ramadan sudah cukup tua, umurnya sudah lebih delapan jam. Di Indonesia hilal berada pada posisi signifikan untuk dilihat," tuturnya dalam siaran pers diterima Beritasatu.com, Senin (12/4/2021).

Cecep menyebutkan, untuk di pos observasi bulan (POB) Cibeas Pelabuhan Ratu,Jawa Barat posisi hilal saat terbenamnya matahari pada posisi 3,59 derajat dengan umur bulan 8 jam 23 menit, 12 detik.

Dijelaskan Cecep, hilal awal Ramadan 1442 H pada Senin, 12 April 2021 sudah memenuhi kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan MABIMS (Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura). Yaitu, tinggi hilal minimal 2 derajat, elongasi bulan ke Matahari minimal 3 derajat atau umur hilal minimal 8 jam.

Sebagai yurisprudensi referensi, Cecep menjelaskan, hilal Syawwal 1404H dengan tinggi 2 derajat dan ijtimak pada pukul 10.18 WIB pada 29 Juni 1984 juga berhasil dilihat oleh: Muhammad Arief (33) Panitera Pengadilan Agama Pare-Pare dan Muhadir (30) Bendahara Pengadilan Pare-Pare. Selain itu, Abdul Hamid (56) dan Abdullah (61), keduanya guru agama di Jakarta, juga dapat melihat hilal pada saat itu.

“Ma'mur Guru Agama Sukabumi dan Endang Efendi Hakim Agama Sukabumi, juga melihat hilal saat itu. Jadi ada referensi bahwa hilal awal Ramadan 1442 H pada hari Senin tanggal 12 April 2021 teramati dari Wilayah Indonesia," ujarnya.

Cecep menambahkan, hisab sifatnya informatif, sedang rukyat sifatnya konfirmatif. Penetapan atau isbat adalah penggabungan antara konfirmasi hasil rukyat dengan informasi hasil hisab.

Perlu diketahui, hadir dalam kesempatan ini, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Abdullah Zaidi, Ketua Komisi VIII Yandri Susanto, Wamenag Zainut Tauhid Sa'adi, dan Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin. Sidang juga diikuti perwakilan ormas melalui aplikasi daring.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

NASIONAL | 12 April 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Tundukkan Granada, Real Betis Masuk Zona Liga Europa

#2
Di Tepian Sungai Gangga India, Puluhan Mayat Korban Covid-19 Terdampar

#3
Gibran: 12 Pemudik Dikarantina di Solo

#4
Israel Balas Serangan Roket Hamas, 20 Tewas

#5
Viral Video Iring-Iringan Rombongan Jokowi Mudik, Ini Penjelasan Istana

#6
Penentuan 1 Syawal 1442 H, Ini Penjelasan BMKG

#7
Pemudik Motor Tak Terbendung, Penyekatan di Kedungwaringin Bekasi Buka Tutup

#8
Ulama India Imbau Buka Masjid dan Sekolah untuk Pasien Covid-19

#9
Polisi: Teroris MIT Ali Kalora Penggal 2 Warga Sipil di Poso

#10
4.942 Anak di Sumatera Barat Terpapar Covid-19

TERKINI


BOLA | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

BOLA | 11 Mei 2021

HIBURAN | 11 Mei 2021

GAYA HIDUP | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

MEGAPOLITAN | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021