Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Penumpang Berdesakan Beli Tiket Kapal Malam Kendari-Raha untuk Pulang Kampung

Kamis, 6 Mei 2021 | 11:53 WIB
Oleh : JEM
Calon penumpang terlihat berdesak-desakan mengantre di depan gerbang menuju ke kapal malam di Pangkalan Perahu Kendari rute pelayaran Kota Kendari-Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Rabu malam, 5 Mei 2021.

Kendari, Beritasatu.com - Calon penumpang kapal malam di Pangkalan Perahu Kendari rute pelayaran Kota Kendari-Raha, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra), rela berdesak-desakan mengantre tiket demi bisa pulang ke kampung halamannya.

Pantauan Rabu (5/4/2021) malam, calon penumpang rela berdesak-desakan mengantre tiket baik laki-laki maupun perempuan agar bisa masuk ke dalam kapal karena larangan mudik akan diberlakukan mulai Kamis, 6-17 Mei 2021.

Advertisement

Bahkan terlihat teriakan dari calon penumpang yang merasa kesal karena mengantre hingga berjam-jam namun tak kunjung mendapatkan tiket.

Antrean warga juga bukan berbentuk memanjang ke belakang, namun mengerumuni loket. Sehinga siapa yang bergerak cepat dan lincah menyelip, maka dengan mudah mendapatkan tiket.

Sehari sebelum pemberlakuan larangan mudik membuat calon penumpang kapal malam di pelabuhan tersebut semakin membludak. Sementara itu, sebelumnya pada Selasa (4/5/2021) malam, kondisi yang sama juga terjadi namun tidak sebanyak pada Rabu malam.

"Saya antre dari jam 7 (Wita) tadi, belum dapat-dapat tiket, bagaimana digeser terus saya kasian. Mudah-mudahan saya dapat sebentar. Supaya bisa pulang (kampung), karena besok tanggal 6 Mei sudah tidak bisa katanya mudik," kata Sofyan salah satu penumpang yang mengantre.

Calon penumpang lainnya Ito (28) mengaku mengantre sekitar dua jam lebih baru bisa mendapatkan tiket.

"Lama sekali tadi saya antre sekitar dua jam kira-kira, karena padat sekali. Tapi alhamdulillah saya sudah dapat mi," kata Ito.

Tak sampai di situ, kondisi penumpang yang berdesak-desakan juga terjadi di gerbang penjagaan hendak memasuki kapal. Bahkan para petugas pelabuhan harus menggunakan alat pengeras suara untuk menertibkan para penumpang.

"Yang tidak pakai masker dan tidak memiliki tiket, tidak bisa masuk," teriak seorang petugas kepolisian yang melakukan pengawasan melalui alat pengeras suara.

Kepala Pos Syahbandar Terminal Pangkalan Perahu Kendari La Ode Muhammad Hayruddin mengatakan guna memastikan semua penumpang dapat diangkut semua, maka pihaknya menyediakan tiga armada kapal.

"Malam ini, kita berangkatkan tiga armada dengan tiga trip pelayaran pertama pukul 19.00 Wita kapal yang berangkat KM Simba 1, kedua pukul 21.00 Wita yang berangkat KM Aksar Saputra 08, dan ketika KM Ukiraya 04 yang bertolak pukul 23.00 Wita," kata Hayruddin.

Dalam menghadapi penumpang yang semakin membludak jelang larangan mudik pihaknya selalu berkoordinasi dengan pihak operator pelayaran, hingga tim gabungan lainnya yang melakukan pengamanan yakni TNI-Polri dan Kantor Kesehatan Pelabuhan.

"Semua tim berjibaku bekerja secara terkoordinasi, bersatu padu untuk melaksanakan tugasnya masing-masing. Tidak ada yang hanya tinggal melihat semuanya bekerja bersinergi satu padu," tambah dia.

Calon penumpang kapal memadati area pelabuhan mulai dari gerbang masuk pelabuhan hingga ke loket penjualan tiket. Mereka rela berdesak-desakan demi bisa mendapatkan tiket kapal.

Pihak pelabuhan berupaya menerapkan keamanan ketat bagi calon penumpang yang hendak masuk ke dalam kapal mulai dari aturan yang wajib memiliki tiket termasuk menginstruksikan semua calon penumpang agar selalu menaati protokol kesehatan seperti memakai masker.



Sumber: ANTARA


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 6 Mei 2021

NASIONAL | 5 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Satgas Covid-19 Kota Bekasi Menandai Rumah Warga Jalani Isolasi Mandiri

#2
Ini Perbedaan Tempat Tidur Isolasi dan Intensif bagi Pasien Covid-19 di Rumah Sakit

#3
Israel Kembali Gempur Gaza Balas Balon Api dari Palestina

#4
3 Dosen UNS Meninggal Akibat Covid-19, Jamal Wiwoho: Mereka Dosen Terbaik

#5
Fuad Alkhar Meninggal karena Positif Covid-19

#6
90% Nakes Kudus yang Dilindungi Vaksin Sembuh dari Covid-19

#7
Kasus Wanaartha, Saksi Ahli: Barang Bukti Milik Pemegang Polis

#8
Watubun: Tak Benar PDIP Bolehkan Ganjar Maju Pilpres dari Parpol Lain

#9
Keberadaan Covid-19 Varian Delta Ancam Keselamatan Manusia

#10
Kemkes: Pasien Terinfeksi Varian Baru Tidak Memiliki Gejala Khusus

TERKINI


BOLA | 19 Juni 2021

BOLA | 19 Juni 2021

NASIONAL | 19 Juni 2021

KESEHATAN | 19 Juni 2021

BOLA | 19 Juni 2021

NASIONAL | 19 Juni 2021

HIBURAN | 18 Juni 2021

MEGAPOLITAN | 18 Juni 2021

BOLA | 18 Juni 2021

NASIONAL | 18 Juni 2021