Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Nadiem Makarim Luncurkan Program Pertukaran Mahasiswa ke Luar Negeri

Selasa, 11 Mei 2021 | 14:40 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / BW
Mendikbud Ristek Nadiem Makarim

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Anwar Makarim meluncurkan program Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA), yaitu program pertukaran mahasiswa ke luar negeri.

Program ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensinya dengan mengikuti pembelajaran selama 1-2 semester di perguruan tinggi seluruh dunia.

Advertisement

“Program ini memberikan kesempatan pada mahasiswa untuk mewujudkan mimpi mereka dengan mengikuti mata kuliah unggul di perguruan tinggi terkemuka di dunia, mengembangkan kemahiran lintas budaya, memperkuat jejaring internasional, dan mempersiapkan diri untuk dunia kerja sekarang,” kata Nadiem dalam peluncuran IISMA yang digelar secara virtual, Selasa (11/5/2021).

Menurut Nadiem, kesempatan menempuh studi di luar negeri bisa membuahkan banyak pengalaman berharga. Nadiem adalah lulusan Sekolah Bisnis Harvard, Amerika Serikat (AS), serta pernah belajar di Singapura dan Inggris.

“Saya memiliki pengalaman sebagai pelajar dan mahasiswa internasional di Singapura, Amerika, dan Inggris. Saya mengejar mimpi dan menuntut ilmu di tiga lingkungan berbeda. Ketiganya membentuk saya secara intelektual dan karakter,” ujarnya.

Berdasarkan pengalamannya, Nadiem mengatakan perguruan tinggi menjadi tempat untuk mengasah ketajaman berpikir. Dia berharap lebih banyak anak Indonesia yang mendapatkan pengalaman terbaik sebagai mahasiswa.

Nadiem mengatakan, pengajaran di dalam kelas seringkali tidak mampu mengembangkan kemampuan yang dibutuhkan oleh dunia kerja. Akibatnya, mahasiswa ketika lulus merasa kebingungan atau kesulitan menghadapi dinamika dunia kerja.

“Kami ingin situasi tersebut berubah. Caranya dengan transformasi sistem pendidikan tinggi agar lebih relevan dengan dunia di luar kampus,” kata Nadiem.

Bekerja
Menurut Nadiem, program-program Kampus Merdeka harus membuka keleluasaan bagi mahasiswa untuk bekerja dengan praktik terbaik di dunia industri, organisasi kemanusiaan, dan institusi penelitian kelas dunia.

IISMA adalah salah satu program Kampus Merdeka yang mendapat dukungan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Kementerian Keuangan.

“Jumlah perguruan tinggi mitra yang terlibat dalam inisiatif (IISMA) hari ini telah mencapai 73 perguruan tinggi dari 28 negara. Ini luar biasa. Awal yang sangat baik ini membuat saya sangat optimistis dengan keberlanjutan program ini di masa depan,” kata Nadiem.

Nadiem menambahkan semua program Kampus Merdeka memberikan pengakuan kredit/SKS bagi mahasiswa yang berpartisipasi sehingga bisa berkontribusi langsung untuk pembelajaran mereka. Dari sisi dosen, keuntungan yang didapatkan adalah proyek penelitian dalam program Kampus Merdeka juga akan diakui sebagai bagian dari kinerja dosen.

"Mahasiswa yang memenuhi syarat terlepas dari latar belakang dan asal perguruan tinggi akan mendapatkan kredit (SKS) dari perguruan tinggi luar negeri yg menjadi mitra," katanya.

IISMA diharapkan menjadi modal mahasiswa untuk menapak jenjang karier dan menjadi calon pemimpin bangsa berwawasan global. Selain itu diharapkan mahasiswa mempunyai wawasan global dan mampu membangun jaringan internasional dengan mahasiswa, dosen/peneliti di luar negeri.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kartu Vaksin Kini Jadi Persyaratan Kegiatan Warga

#2
Olimpiade Tokyo: Kejutan, Rahmat Erwin Abdullah Sabet Perunggu Angkat Besi

#3
Update Covid-19, Tambah 43.856 Total Kesembuhan Jadi 2,64 Juta Orang

#4
Akidi Tio Sumbang Rp 2 Triliun untuk Tangani Covid-19, Bagaimana Ketentuan OJK?

#5
Wali Kota Bekasi Minta Satgas Pamor RW dan Puskesmas Lebih Responsif

#6
Olimpiade Tokyo 2020: Tersingkir, Marcus/Kevin: Kami Mendapat Banyak Tekanan

#7
Data Kasus Aktif Covid-19 sampai 28 Juli 2021

#8
Olimpiade Tokyo: Bikin Tegang, Marcus/Kevin Akhirnya Terhenti di Perempat Final

#9
Jumlah Pasien Sembuh Covid-19 di Jakarta Dua Kali Lipat Kasus Positif

#10
Olimpiade Tokyo: Lolos Semifinal, Hendra/Ahsan Jaga Asa Emas

TERKINI


EKONOMI | 29 Juli 2021

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2021

MEGAPOLITAN | 29 Juli 2021

DIGITAL | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

OLAHRAGA | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

EKONOMI | 29 Juli 2021

NASIONAL | 29 Juli 2021