Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Pemkab Tangerang Terima 278 Aduan Terkait Masalah THR dari Pekerja

Selasa, 11 Mei 2021 | 22:54 WIB
Oleh : Chairul Fikri / EHD
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (kiri) menerima kunjungan kerja Menter Ketenagakerjaan, Ida Fauziah di Kantor Disnaker Kabupaten Tangerang, Selasa (11/5/2021).

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah Kabupaten Tangerang mengaku telah menerima 278 aduan terkait pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) dari para pekerja yang diajukan melalui posko pengaduan yang ada di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Tangerang.

Hal itu diungkapkan Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar saat menerima kunjungan kerja Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziah ke Kantor Disnaker Kabupaten Tangerang, Selasa (11/5/2021).

Advertisement

"Hingga saat ini, kita sudah menerima 278 pengaduan yang diterima oleh pihak Disnaker Kabupaten Tangerang. Jumlah itu jauh lebih banyak dari tahun sebelumnya," ungkap Bupati Tangerang itu.

Ditambahkannya, kondisi pandemi Covid-19 membuat semua sektor merasakan kesulitan. Hal itu yang banyak membuat perusahaan di Kabupaten Tangerang terkendala dalam memberikan THR bagi pekerjanya.

Namun demikian, Zaki meminta pengusaha tetap menjalankan kewajibannya memberikan THR bagi pekerjanya. Lantaran hal itu merupakan hak para pekerja.

"Namun ini juga yang perlu kita perhatikan dengan tidak mengabaikan hak-hak pekerja, tapi juga bisa memberikan ruang bagi industri untuk mempertahankan neraca keuangannya. Kalaupun ada perselisihan kita harap pengusaha dan pekerja duduk bersama untuk mencari solusinya. Dan pemerintah melalui Disnaker aan berupaya memediasinya," tegasnya.

Sementara itu, Ida Fauziah mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang khususnya adanya posko pengaduan THR karena sudah banyak pengaduan yang berhasil ditindaklanjuti.

"Saya pikir bagus kalau memang pemerintah Kabupaten Tangerang berupaya memediasi pengusaha dan pekerja yang tengah berselisih terkait masalah THR. Namun demikian kita berharap semua perselisihannya bisa diselesaikan dengan baik, karena biar bagaimanapun kita tak ingin masalahnya mengganggu kinerja perusahaan dan juga pekerja karena biar bagaimanapun sektor industri memang sangat terpengaruh akibat pandemi Covid-19 ini," tandasnya.



Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

NASIONAL | 11 Mei 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Covid-19 Meningkat, Kota Bogor Berlakukan Kembali Ganjil Genap

#2
Satgas Nemangkawi Temukan Catatan Bantuan Pemda Puncak ke Petinggi KKB

#3
Kapolri Setuju Jalur Sepeda di Sudirman-Thamrin Dibongkar, Anies Belum Keluarkan Keputusan

#4
Covid-19 Meningkat, Bandung Hentikan Uji Coba Belajar Tatap Muka di Sekolah

#5
Sejumlah Musisi Berkolaborasi Rilis Mini Album

#6
Seberapa Ampuh Vaksin Covid-19 Lawan Varian Delta? Ini Datanya

#7
Politikus Gerindra Tegaskan RUU KUP Belum Dibahas

#8
Penjual Senjata KKB Diduga Terima Uang dari Ketua Dewan Tolikara

#9
Ironis, Petugas di Posko Covid-19 di Labuan Bajo Tidak Kenakan Masker

#10
Terancam Batal, Pembelajaran Tatap Muka di Kota Tangerang dan Tangsel

TERKINI


EKONOMI | 17 Juni 2021

NASIONAL | 17 Juni 2021

EKONOMI | 17 Juni 2021

EKONOMI | 17 Juni 2021

EKONOMI | 17 Juni 2021

EKONOMI | 17 Juni 2021

DUNIA | 17 Juni 2021

EKONOMI | 17 Juni 2021

NASIONAL | 17 Juni 2021

DUNIA | 17 Juni 2021