Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Luncurkan PKK-PKW, Dirjen Vokasi Minta Lembaga Kursus Berinovasi

Senin, 14 Juni 2021 | 13:43 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS
Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek Wikan Sakarinto pada konferensi virtual, Kamis 10 Juni 2021.

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) telah meluncurkan bantuan perdana untuk program pendidikan kecakapan kerja (PKK) dan pendidikan kecakapan wirausaha (PKW), Kamis (10/6/2021).

Dalam paparannya, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemdikbudristek Wikan Sakarinto meminta agar lembaga kursus dan pelatihan untuk tetap tangguh dan berinovasi di tengah pandemi Covid-19.

Advertisement

"Misalnya, terobosan-terobosan baru dan kurikulum-kurikulum baru yang berinovasi dengan dunia kerja. Serta sertifikasi-sertifikasi kompetensi yang merupakan terobosan dan kekuatan dari program ini. Jangan sampai terlena di zona nyaman,” kata Wikan.

Dalam program PKK dan PKW, Kemdikbudristek menggandeng lembaga kursus terpilih untuk mencetak SDM siap kerja dan wirausahawan. Lembaga kursus penyelenggara PKK akan fokus memberikan pelatihan berbasis industri untuk mencetak SDM siap kerja. Sedangkan, PKW ditekankan pada pengembangan kewirausahaan.

Advertisement

"[Untuk PKW], kita akan link and match dengan lembaga permodalan, UMKM, serta market. Jadi ketika kita melakukan pelatihan ini, tidak hanya sertifikat ukurannya. Tetapi ada impact,” ungkap Wikan.

“Ditunggu juga konten video-video atau foto-foto yang berisi tentang cerita sukses lulusan PKK-PKW. Tidak hanya sertifikat, ber-impact, tetapi [lulusan PKK-PKW] juga menginspirasi,” lanjut Wikan.

Sebagaimana diketahui, Kemdikbudristek telah meluncurkan dana bantuan gelombang pertama sebesar Rp 90,6 miliar kepada lembaga penyelenggara PKK-PKW. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 42 miliar ditujukan untuk PKK dan sekitar Rp 48 miliar untuk program PKW. Adapun penerima bantuan gelombang pertama mencapai 339 lembaga penyelenggara PKK dengan 7.700 peserta didik untuk menjadi tenaga kerja siap kerja.

“Untuk PKW, ada 389 lembaga dengan 7.114 peserta didik di seluruh Indonesia yang harapannya bisa kita training untuk menjadi pelaku wirausaha,” imbuh Wikan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Nakes Gabriella Tewas di Jurang dalam Insiden Serbuan KKB di Kiwirok, Papua

#2
Ricky Vinando Ungkap Petunjuk Penting Pelaku Pembunuhan Ibu-Anak di Subang

#3
Ini 6 Tren Percakapan di Twitter Indonesia Selama 3 Tahun Terakhir

#4
Beredar Ajakan untuk Daftar Vaksin Nusantara ke Prof Nidom, Ini Penjelasan Kemkes

#5
Erick Thohir: Tidak Ada Tempat bagi Radikalisme di Tubuh BUMN

#6
Update Covid-19: Kasus Aktif Tersisa 73.238 dan Positivity Rate Naik Lagi 5,74%

#7
PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Anies Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

#8
Alex Noerdin Jadi Tersangka dan Ditahan, Golkar Prihatin

#9
Pelabuhan Merak - Bakauheni Jadi Pilot Project Penyediaan Tempat Promosi dan Pengembangan UMKM

#10
Alex Noerdin dan Muddai Madang Ditahan di Rutan Salemba

TERKINI


HIBURAN | 17 September 2021

DUNIA | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

MEGAPOLITAN | 17 September 2021

POLITIK | 17 September 2021

NASIONAL | 17 September 2021

KESEHATAN | 17 September 2021

POLITIK | 17 September 2021

DUNIA | 17 September 2021

EKONOMI | 17 September 2021