Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kamis, Firli Bahuri Cs Akan Penuhi Panggilan Komnas HAM

Selasa, 15 Juni 2021 | 13:21 WIB
Oleh : Fana F Suparman / EHD
Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri (tengah), memberikan keterangan pers usai melantik 1.271 pegawai KPK menjadi ASN yang diwakili 53 pegawai, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 1 Juni 2021. BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao.

Jakarta, Beritasatu.com - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) mengaku telah menerima perwakilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (14/6/2021) kemarin.

Kehadiran perwakilan KPK, yakni Kepala Biro Hukum dan Plt Kepala Bagian Litigasi KPK merupakan respon dari pemanggilan kedua yang dilayangkan Komnas HAM untuk meminta keterangan Pimpinan KPK terkait proses asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK) pegawai lembaga antikorupsi.

Advertisement

"Kemarin sore menjelang malam sudah petang begitu teman-teman kolega kami di KPK, pimpinan KPK mengirimkan surat kepada Komnas HAM atas panggilan kedua dan balasan surat kami. Jadi minggu kemarin kami mengirimkan dua surat satu surat panggilan dan satu surat respon atas pertanyaan," kata Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam di Jakarta, Selasa (15/6/2021).

Dalam pertemuan itu, Komnas HAM yang diwakili oleh Anam dan sejumlah jajaran Komnas HAM lainnya menjelaskan mengenai aspek hak asasi yang sedang didalami Komnas HAM terkait proses TWK kepada perwakilan KPK.

Advertisement

Dalam pertemuan itu, perwakilan KPK menyampaikan, Pimpinan KPK bersedia memenuhi panggilan Komnas HAM untuk dimintai keterangan atau diklarifikasi terkait proses TWK. Firli Bahuri Cs berencana mendatangi Komnas HAM pada Kamis (17/6/2021).

"Jadi Kamis besok kolega kami, KPK akan datang, akan mempersiapkan apa saja yang memang dibutuhkan untuk proses pendalaman, proses informasi, proses klarifikasi, dan mungkin juga akan disiapkan oleh teman-teman KPK proses penjelasan yang lebih komprehensif," kata Anam.

Anam berharap, dalam proses permintaan keterangan hari Kamis nanti, pihaknya dapat menggali keterangan terkait polemik peleksanaan TWK.

Hal ini juga sekaligus untuk mengklarifikasi data-data yang didapat Komnas HAM dari sejumlah pihak, termasuk pihak pelapor yakni 75 pegawai KPK yang gagal TWK.

"Semoga pertemuan hari Kamis tersebut pengambilan keterangan benar-benar terjadi. Kami di Komnas HAM mendapatkan informasi yang banyak, itu harapannya, dan mendapatkan klarifikasi yang banyak itu harapan mendapatkan penjelasan yang lebih konperhensif itu juga harapannya," harap Anam.

Secara terpisah, KPK mengaku telah menerima penjelasan mengenai aspek hak asasi yang didalami Komnas HAM terkait polemik dalam asasmen TWK pegawai.

Penjelasan itu diperoleh saat Kepala Biro Hukum dan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bagian Litigasi KPK menyambangi Komnas HAM untuk meminta klarifikasi terkait isu dugaan pelanggaran HAM dalam prose TWK.

Kedatangan Kabiro Hukum dan Plt Kabag Litigasi KPK itu menindaklanjuti laporan 75 pegawai KPK yang dibebastugaskan karena disebut tak lolos TWK.

"Kepala Biro Hukum dan Plt. Kepala Bagian Litigasi KPK telah mendatangi Komnas HAM pada Senin, 14 Juni 2021 untuk meminta klarifikasi secara langsung atas dugaan isu-isu HAM yang dilaporkan pengadu," kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Selasa (15/6/2021).

Ali mengatakan pihaknya diterima oleh Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam; Kepala Biro Hukum Penyelidikan dan Pemantauan Komnas HAM; serta Fungsional Penyelidik Komnas HAM.

"Komnas HAM telah memberi penjelasan informasi yang diperlukan terkait aspek HAM yang akan dikonfirmasi dalam proses TWK. Penjelasan inilah yang sebelumnya tidak tertuang dalam surat jawaban Komnas HAM kepada KPK," kata Ali.

Setelah mendapat penjelasan tersebut, KPK akan membahas dan menyiapkan informasi yang diperlukan oleh Komnas HAM dimaksud.

"Koordinasi dan komunikasi yang baik ini sebagai bentuk komitmen KPK menghormati Tupoksi Komnas HAM sekaligus untuk memperoleh gambaran informasi yang dibutuhkan komnas HAM," kata Ali.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Konsultan Properti Sebut Rocky Gerung Sengaja Beli Tanah Bodong untuk Buat Gaduh

#2
Tukul Arwana Dirawat di RS karena Pendarahan Otak

#3
Operasi Tangkap Tangan KPK di Kolaka Timur, Sejumlah Pihak Diringkus

#4
Ini Aturan Kedatangan dan Kepulangan Peserta PON Papua

#5
Toko Obat Ilegal di Bekasi Digerebek Polisi

#6
Kemhan Lithuania Anjurkan Ponsel Xiaomi dan Huawei Dibuang Saja

#7
Konflik Lahan Rocky Gerung vs Sentul City, Pengamat: BPN Bertanggung Jawab

#8
Pesawat Sempat Gagal Mendarat, Tim Bulutangkis Indonesia Dibuat Tegang

#9
Agar Nilai Pajak Jadi Rp 10 M, Jhonlin Baratama Janjikan Pejabat Ditjen Pajak Rp 50 M

#10
Satgas Nemangkawi Bekuk ASN Pemasok Amunisi KKB

TERKINI


DUNIA | 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 23 September 2021

EKONOMI | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 23 September 2021

BERITA GRAFIK | 23 September 2021

POLITIK | 23 September 2021

EKONOMI | 23 September 2021

NASIONAL | 23 September 2021