Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kementerian PPPA Tegaskan RUU Penghapusan Kekerasan Seksual Ditunggu Banyak Pihak

Jumat, 25 Juni 2021 | 13:58 WIB
Oleh : Maria Fatima Bona / JEM
Ilustrasi RUU

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemeterian PPPA) menegaskan progres pembahasan Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang saat ini menjadi inisiatif Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) ditunggu oleh banyak pihak.

“RUU PKS ditunggu sebagai payung hukum dalam menuntaskan kasus-kasus kekerasan seksual yang marak terjadi di masyarakat. Terlebih dalam beberapa waktu terakhir eskalasi kekerasan seksual, khususnya terhadap perempuan dan anak terus meningkat dan mengkhawatirkan,” ujar Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kemen PPPA, Ratna Susianawati, Jumat (25/6/2021).

Advertisement

Ratna menjelaskan, payung hukum ini sangat ditunggu sebagai acuan dalam penyelenggaraan sistem pencegahan, penanganan, dan penegakan hukum kasus kekerasan seksual.

Oleh karena itu, Ratna berharap, seluruh elemen masyarakat berperan aktif dalam aksi-aksi pencegahan kekerasan dan terus mendorong adanya gerakan massif yang dimulai dari akar rumput.

Ratna juga mengatakan, terus menjalin komunikasi dan ruang dialog dengan berbagai pihak demi mendapatkan berbagai masukan, perbaikan, dan review terkait substansi RUU PKS, sehingga sesuai dengan harapan masyarakat.

“Pemerintah sampai saat ini masih menunggu untuk pembahasan lebih intensif bersama dengan DPR RI terkait RUU PKS. Dari sisi/alasan filosofis, yuridis, dan sosiologis RUU PKS telah memenuhi syarat-syarat ini,” ucapnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 20 September 2021

NASIONAL | 20 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

NASIONAL | 19 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Myanmar Memanas, Pasukan Militer Junta Diserang Bom

#2
Polisi Buru 4 Anggota Mujahidin Indonesia Timur yang Masih Buron

#3
Tulis Surat Terbuka, Irjen Napoleon Bonaparte Bertanggung Jawab atas Penganiayaan Muhammad Kece

#4
Ahli Pengobatan Alternatif Tewas Ditembak di Tangerang, Polisi Periksa Proyektil dan CCTV

#5
Tembak Mati Ali Kalora, Satgas Madago Raya Sita Senpi M16 dan Bom Tarik

#6
Kalah, Mourinho Bilang Roma Gagal Adaptasi Perubahan Gaya Permainan Verona

#7
Susunan Pemain West Ham vs MU

#8
Ketua MPR: Tumpas KKB di Papua, Saatnya Turunkan Pasukan Terbaik

#9
Irjen Napoleon Bonaparte Diduga Aniaya Muhammad Kece, Polri Dalami Motif

#10
84.000 Warga Tangerang Selatan Jadi Pengangguran

TERKINI


EKONOMI | 20 September 2021

MEGAPOLITAN | 20 September 2021

DUNIA | 20 September 2021

KESEHATAN | 20 September 2021

EKONOMI | 20 September 2021

DUNIA | 20 September 2021

NASIONAL | 20 September 2021

OLAHRAGA | 20 September 2021

DUNIA | 20 September 2021

EKONOMI | 20 September 2021