Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Mentan Dorong Beras Porang Shirataki Madiun Bersaing di Pasar Global

Minggu, 1 Agustus 2021 | 14:22 WIB
Oleh : JNS
Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengunjungi PT Asia Prima Konjac, salah satu pabrik porang di Madiun, Jawa Timur, Jumat 30 Juli 2021.

Madiun, Beritasatu.com – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus mendorong pengembangan porang di Madiun, Jawa Timur.

Tapi Syahrul mengharapkan Madiun tak hanya sekedar menjadi sentra budidaya, tapi juga turut berkembang sebagai sentra industri olahan porang. Sehingga nanti porang diekspor dari Madiun nantinya sudah dalam berbentuk olahan, termasuk beras porang shirataki yang dikenal berharga mahal.

“Kita semua tadi melihat ada proses industri sebelum porang diekspor, salah satunya bagaimana porang menjadi beras. Jadi nantinya masyarakat global tidak lagi hanya mengenal beras porang shirataki dari Jepang, tapi juga ada beras porang dari Madiun,” sebut Syahrul saat mengunjungi PT Asia Prima Konjac, salah satu pabrik porang di Madiun, Jawa Timur, pada Jumat (30/07/2021) sore.

Beberapa tahun terakhir, porang memang menjadi primadona komoditas ekspor, termasuk di Jepang. Di negara Sakura tersebut, porang dijadikan sebagai bahan baku beras shirataki yang sering digunakan sebagai beras diet. Porang memiliki kandungan glukomannan yang mempercepat rasa kenyang dan memperlambat pengosongan perut sehingga cocok untuk orang yang sedang diet.

Presiden Joko Widodo (Jokowi), dikutip oleh Syahrul, telah mengarahkan porang untuk dijadikan sebagai komoditas super prioritas. Porang dinilai memiliki potensi besar sebagai produk ekspor yang akan mendatangkan devisa besar bagi negara.

“Tapi Presiden meminta bahwa porang yang diekspor itu bukan lagi dalam bentu umbi, tapi harus diproses terlebih dahulu,” jelas Syahrul.

Selain beras shirataki, porang pada umumnya diolah menjadi bahan campuran pada produk kue, roti, es krim, permen, jeli, selai, dan bahan pengental pada produk sirup. Porang juga kerap diolah sebagai produk kosmetik.

Saat ini Kemtan terus berupaya mengembangkan industri porang dalam skala luas, lengkap dari hulu hingga ke hilir dengan kelembagaan petani yang kuat. Peluang pasarnya pun cukup besar karena permintaan ekspor dan pasar negeri baru terpenuhi sebanyak 10 persen.

Madiun sendiri memang dikenali sebagai salah satu sentra pengembangan porang. Tercatat pada tahun 2020, luas lahan budidaya porang di Madiun mencapai 5.363 hektare. Pengembangan porang difokuskan di 10 kecamatan, yaitu Saradan, Kare, Dolopo, Dagangan, Mejayan, Gemarang, Wungu, Wonoasri, Pilangkenceng, dan Madiun.

Sebagai upaya akselerasi, Kementan melaksanakan sejumlah program di Madiun, antara lain memberikan bantuan pupuk organik sebesar 22,8 ton, bantuan bulbil/katak Rp400 juta, serta pendampingan dalam bentuk bimbingan teknis dan kemitraan.

“Sudah menjadi arahan Presiden kepada semua menteri, termasuk Menteri Pertanian untuk semua terjun ke lapangan. Kami pun sudah berkomitmen untuk mendampingi para petani dan semua proses yang terkait pertanian,” tegas Syahrul.

Selain sejumlah bantuan, Kementan pun turut memfasilitasi para petani untuk mengakses kredit usaha rakyat (KUR). “Sebagai salah satu percepatan pengembangan porang yang disiapkan pemerintah, tentunya kita akan terus mendorong dan memfasilitasi KUR,” ucap Syahrul.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: PR


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

NASIONAL | 25 September 2021

NASIONAL | 25 September 2021

NASIONAL | 25 September 2021

NASIONAL | 25 September 2021

NASIONAL | 25 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Kasus Aktif Covid-19 di Jakarta 2.041, Positivity Rate 1%

#2
Penyelesaian Lahan Bojong Koneng, Ini Tawaran Sentul City ke Rocky Gerung

#3
Polisi Ringkus Pembakar Mimbar Masjid Raya Makassar

#4
Cegah Radikalisme, Literasi Perdamaian Perlu Terus Digaungkan di Kalangan Pemuda

#5
Timnas Brasil Siapkan 25 Pemain Hadapi Lanjutan Kualifikasi Piala Dunia

#6
Warga Tidak Terima Penzaliman Kepala Sekuriti Permata Buana

#7
Pemerintah Dapat Izinkan Kegiatan Besar, Asalkan Patuhi Syarat

#8
7 Negara Janji Hentikan Bangun PLTU Batu Bara

#9
Saleh Husin Kedatangan Sahabat dari NTT

#10
JK Kecam Pembakaran Mimbar Masjid Raya Makassar, Masyarakat Jangan Terprovokasi

TERKINI


BOLA | 26 September 2021

BOLA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

EKONOMI | 26 September 2021

NASIONAL | 26 September 2021

OLAHRAGA | 26 September 2021

DUNIA | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021

MEGAPOLITAN | 26 September 2021