Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

Kawasan Suci Pura Besakih Mulai Ditata, Bangunan Utama Tak Disentuh

Minggu, 1 Agustus 2021 | 15:00 WIB
Oleh : Indah Handayani / BW
Kawasan Suci Pura Besakih.

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) mulai menata kawasan suci Pura Besakih di Kabupaten Karangasem, Bali.

Penandatanganan kontrak kerja tanda dimulainya pekerjaan fisik penataan kompleks pura yang terletak di Desa Besakih, Kecamatan Rendang, tersebut dilaksanakan Kempupera melalui Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Bali, Ditjen Cipta Karya pada pekan lalu. Hadir dalam acara Gubernur Bali I Wayan Koster.

Menteri Pupera Basuki Hadimuljono mengatakan, penataan kawasan tidak akan menyentuh area bangunan utama Pura Besakih yang digunakan sebagai tempat ibadah.

"Yang terpenting dari penataan kawasan ini untuk meningkatkan kenyamanan pengunjung yang beribadah dan berwisata. Karena menurut informasi, saat ada upacara besar, kondisinya akan sangat ramai. Untuk itu ini akan dibuat alur masuk dan keluar yang berbeda sehingga tidak ada penumpukan, termasuk sirkulasi jalan untuk kendaraan akan diatur," kata Menteri Basuki.

Pura Besakih yang merupakan kawasan cagar budaya dan pusat peribadatan di Bali menjadi tujuan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara, khususnya pada waktu-waktu tertentu hari besar kegiataan keagamaan umat Hindu.

Dengan kondisi sekarang, banyaknya kunjungan wisatawan kerap berdampak pada keberlangsungan kegiatan ritual keagamaan, sehingga mengurangi kesucian kawasan dan kenyamanan umat saat melakukan kegiataan spiritual.

Sarana
Sesuai usulan Pemerintah Povinsi (Pemprov) Bali kepada Kempupera, penataan dilakukan dengan meningkatkan sarana dan prasarana yang mencakup dua hal, yakni peningkatan kapasitas tempat parkir di area Manik Mas beserta penataan sarana dan prasarana penunjangnya, serta penataan bangunan dan utilitas dalam rangka pelindungan kawasan pura di area masuk atau area Bencingah.

"Semoga melalui kegiatan penataan kawasan Pura Besakih ini fungsi dan vitalitas kawasannya dapat
meningkatkan keamanan, kemudahan, dan kenyamanan bagi masyarakat setempat beserta pengunjung, baik
dari sisi keagamaan maupun pariwisata," ujar Dirjen Cipta Karya Kempupera Diana Kusumastuti.

Secara prinsip, penataan Kawasan Pura Besakih yang dilakukan Kempupera melalui Ditjen Cipta Karya menggunakan mekanisme rancang dan bangun (design and build) melalui kontrak tahun jamak tahun anggaran 2021-2022 dengan biaya APBN sebesar Rp 508,1 miliar.

Penataan dilaksanakan selama 540 hari kalender sejak tanggal kontrak oleh pemenang lelang yakni PT Pembangunan Perumahan (Persero) Tbk sebagai kontraktor pelaksana dan PT Ciriajasa Cipta Mandiri selaku manajemen konstruksi.

Pelaksanaan konstruksi di area Manik Mas merupakan pembangunan gedung parkir setinggi 4 lantai seluas 55.201 m2 yang meliputi area parkir lantai ground berkapasitas lima bus besar dan 61 bus medium, lantai basement I berkapasitas 378 mobil, basement II berkapasitas 459 mobil, basement III berkapasitas 532 mobil.

Kemudian basement IV untuk area pengelolaan sampah dan limbah, Bale Pesandekan seluas 543,6 m2, Pura Melanting berukuran 250 m2, kios pedagang (18 kios besar berukuran 4 m x 6 m dan 12 kios kecil berukuran 2,5 m x 3 m), toilet sebanyak 113 bilik, bangunan anjung pandang (view point) dengan luas tapak 64 m2, jalan akses masuk dan keluar ke gedung parkir, dan jalan menuju Pura Titi Gonggang beserta utilitasnya.

Penataan area Bencingah berupa pembangunan kios pedagang sebanyak 358 kios dengan luas total bangunan 7.587 m2 meliputi 196 kios besar (berukuran 4 m x 6 m) dan 162 kios kecil (berukuran 2,5 m x 3 m), toilet 54 bilik, Bale Pesandekan seluas 414 m2, pembangunan 2 unit Bale Gong seluas 108 m2 dan 75 m2, pekerjaan pelataran, area bermain anak-anak, dan area parkir seluas 1.266 m2.

Pura Besakih di Kabupaten Karangasem terletak sejauh kurang lebih 52 km dari Denpasar dan dapat ditempuh melalui jalur darat selama 1,5 jam. Kawasan tersebut memiliki sebuah pura pusat atau disebut Pura Penataran Agung Besakih dengan dikelilingi 18 pura pendamping. Sebagai Pura Agung, di kompleks Pura Besakih sering diadakan kegiatan ritual pada waktu-waktu tertentu seperti Upacara Tawur Labuh Gentuh dan Mrebu Gumi di Pura Agung Besakih pada Maret 2022.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Ditabrak Bus yang Melaju Kencang, Wanita Pengendara Motor Tewas di Bogor

#2
PS Pati Kalah Lawan Persis di Liga 2, Ini Kata Atta Halilintar

#3
Imbal Hasil SUN Diproyeksi Naik Dipengaruhi Sentimen Tapering The Fed

#4
BPN: Pemilik Lahan Garap Hanya Boleh Menggarap, Tidak Mendirikan Bangunan

#5
Lamongan Dipilih Jadi Pilot Project Penanganan Kemiskinan Ekstrem Nasional

#6
Dua Ormas Bentrok di Perbatasan Cianjur-Sukabumi, Satu Tewas

#7
Hasil Sementara Pemilu Jerman: Partai Merkel Kalah Tipis

#8
Ini Alasan Bupati Bogor Bersikukuh Bangun Jalur Puncak 2

#9
Luhut: Biar Semua Dibuktikan di Pengadilan

#10
Luhut Jalani Pemeriksaan Terkait Laporannya soal Pencemaran Nama Baik

TERKINI


BERITA GRAFIK | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

MEGAPOLITAN | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021

KESEHATAN | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

NASIONAL | 27 September 2021

BERITA GRAFIK | 27 September 2021

EKONOMI | 27 September 2021