Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved

PN Jakpus Nyatakan Jokowi dan Anies Melakukan Perbuatan Melawan Hukum Terkait Polusi Udara

Kamis, 16 September 2021 | 18:54 WIB
Oleh : Yustinus Paat / EHD
Anies Baswedan.

Jakarta, Beritasatu.com - Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat mengabulkan gugatan perdata yang diajukan Gerakan Inisiatif Bersihkan Udara Koalisi Semesta (Ibu Kota) terkait polusi udara Jakarta dan sekitarnya. Hakim menyatakan para tergugat dalam perkara ini, melakukan perbuatan melawan hukum terkait penanganan polusi udara.

Para tergugat dalam perkara ini adalah Presiden Joko Widodo (tergugat 1), Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (tergugat 2), Menteri Dalam Negeri (tergugat 3), Menteri Kesehatan (tergugat 4), dan Gubernur DKI Jakarta (tergugat 5). Selain itu, tercantum turut tergugat yakni Gubernur Banten dan Gubernur Jawa Barat.

“Dalam pokok perkara: mengabulkan gugatan para penggugat untuk sebagian, menyatakan tergugat 1, tergugat 2, tergugat 3, tergugat 4, dan tergugat 5 telah melakukan perbuatan melawan hukum,” ujar Hakim Ketua Saifuddin Zuhri saat membacakan putusan di PN Jakpus, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Kamis (16/9/2021).

Para tergugat melanggar Pasal UU 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Masing-masing tergugat juga dihukum majelis hakim untuk melakukan perbaikan kualitas udara.

Tergugat 1 (Presiden Joko Widodo) dihukum untuk menetapkan baku mutu udara ambien nasional yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia, lingkungan dan ekosistem, termasuk kesehatan populasi yang sensitif berdasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Tergugat 2 (Menteri LHK, Siti Nurbaya Bakar) dihukum untuk melakukan supervisi terhadap Gubernur DKI (Anies Baswedan), Gubernur Banten (Wahidin Halim) dan Gubernur Jawa Barat (Ridwan Kamil) dalam melakukan inventarisasi emisi lintas batas Provinsi DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat.

Tergugat 3 (Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian) dihukum untuk melakukan pengawasan dan pembinaan terhadap kinerja tergugat 5 (Gubernur DKI) dalam pengendalian pencemaran udara.

Tergugat 4 (Menteri Kesehatan) dihukum untuk melakukan penghitungan penurunan dampak kesehatan akibat pencemaran udara di Provinsi DKI yang perlu dicapai sebagai dasar petimbangan tergugat 5 (Gubernur DKI) dalam penyusunan strategi dan rencana aksi pengendalian pencemaran udara.

Tergugat 5 (Gubernur DKI Jakarta) dihukum melakukan pengawasan ketaatan dan menjatuhkan sanksi pada setiap orang yang melakukan pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan di bidang pengendalian pencemaran udara dan atau ketentuan dokumen lingkungan hidup.

Selain itu, tergugat 5 dihukum menyebarkan evaluasi pengawasan dan penjatuhan sanksi berkaitan pengendalian pencemaran udara kepada masyarakat dan menetapkan baku mutu ambien daerah untuk Provinsi DKI yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia lingkungan dan ekosistem termasuk kesehatan populasi berdssarkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Hakim juga minta para tergugat menetapkan status mutu ambien daerah tiap tahun dan mengumumkan ke masyarakat serta menyusun dan mengimplementasikan strategi rencana aksi pengendalian pencemaran udara dengan mempertimbangkan penyebaran emisi sumber pencemaran secara terfokus tepat sasaran dan melibatkan organisasi publik.

“Menolak gugatan penggugat untuk sebagian dan selebihnya, menghukum para tergugat untuk membayar perkara sejumlah Rp 4,255 juta,” pungkas Hakim Saifuddin.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA


NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 18 Oktober 2021

NASIONAL | 17 Oktober 2021

NASIONAL | 17 Oktober 2021

NASIONAL | 17 Oktober 2021

BERITA TERPOPULER


#1
Wow, Bogor Bakal Punya Jembatan Gantung Terpanjang di Dunia

#2
Tim Thomas Juara Tanpa Pengibaran Merah Putih, Taufik Hidayat Kecam Pemerintah

#3
Merah Putih Dilarang di Piala Thomas, Puan: Kita "Kibarkan" di Dada

#4
Taklukkan Tiongkok 3-0, Indonesia Juara Piala Thomas

#5
Kronologi Sanksi WADA yang Berdampak Pahit buat Tim Thomas Indonesia

#6
Tak Sangka Jadi Ganda Pertama, Fajar/Rian: Kami Tak Mau Jadi Pelapis Terus

#7
Astronaut Prancis Tangkap Fenomena Aneh di Atas Benua Eropa

#8
Piala Thomas: Fajar/Rian Taklukkan He/Zhou, Indonesia Unggul 2-0 atas Tiongkok

#9
Piala Thomas: Marcus Diistirahatkan, Kevin Duet dengan Daniel di Final

#10
Juara Piala Thomas Tanpa Kibaran Merah Putih, Netizen: Malu-maluin Saja

TERKINI


EKONOMI | 18 Oktober 2021

DUNIA | 18 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

EKONOMI | 18 Oktober 2021

DUNIA | 18 Oktober 2021

MEGAPOLITAN | 18 Oktober 2021

OLAHRAGA | 18 Oktober 2021

EKONOMI | 18 Oktober 2021

EKONOMI | 18 Oktober 2021